kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Malaysia kritik WHO yang sarankan hindari minyak sawit selama pandemi


Selasa, 05 Mei 2020 / 15:47 WIB
Malaysia kritik WHO yang sarankan hindari minyak sawit selama pandemi
ILUSTRASI. Seorang pekerja Sime Darby Plantation menunjukkan buah kelapa sawit di sebuah perkebunan di Pulau Carey, Malaysia, 31 Januari 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Malaysia mengkritik Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena menyarankan orang dewasa untuk menghindari makanan yang mengandung minyak kelapa sawit selama pandemi virus corona dan menggunakan alternatif seperti minyak zaitun.

Kantor Regional WHO untuk Mediterania Timur mengatakan dalam sebuah nasihat baru-baru ini, orang harus mengonsumsi lemak tak jenuh yang terkandung dalam ikan, alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun, kedelai, kanola, minyak bunga matahari, dan jagung dibanding lemak jenuh yang terdapat dalam daging berlemak, mentega, minyak kelapa sawit dan kelapa, krim, keju, ghee, dan lemak babi.

Malaysia, produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia, mengatakan, saran seperti itu "kuno".

Baca Juga: Minyak sawit bisa tingkatkan kekebalan tubuh atas Covid-19, loh! Ini penjelasanya...

"Berkenaan dengan lemak makanan sebagai sumber utama kalori, WHO melalui penasihatnya yang baru-baru ini kembali jatuh ke sumur sebelumnya yang sama mempromosikan minyak komoditas tertentu sambil menyisihkan minyak sawit," kata Kalyana Sundram, CEO Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOC), badan negara yang bertanggungjawab untuk mempromosikan komoditas ini, Senin (4/5), seperti dikutip Reuters.

Kantor Regional WHO untuk Mediterania Timur tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters tentang pernyataan MPOC itu.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×