kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45789,82   1,25   0.16%
  • EMAS1.008.000 0,10%
  • RD.SAHAM 0.17%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Maskapai Meksiko ajukan perlindungan kepailitan setelah terpukul pandemi corona


Rabu, 01 Juli 2020 / 15:45 WIB
Maskapai Meksiko ajukan perlindungan kepailitan setelah terpukul pandemi corona
ILUSTRASI. Aeromexico. REUTERS/Edgard Garrido

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - MEXICO CITY. Maskapai penerbangan asal Meksiko, Aeromexico, tengah mengajukan perlindungaan kebangkrutan di pengadilan Amerika Serikat (AS). Sama seperti maskapai lainnya di dunia, perusahaan ini terpukul pandemi Covid-19 karena mayoritas negara membatasi penerbangan serta melakukan kebijakan lockdown.

Mengutip Reuters, Rabu (1/7), Aeromexico mengatakan telah mengajukan restrukturisasi utang berdasarkan Bab 11 Undang-Undang Kepailitan AS atau populer dengan sebutan Chapter 11 pada 30 Juni 2020.

Baca Juga: Menristek: Teknologi penting dalam ekonomi minim kontak saat pandemi Covid-19

Perlindungan Chapter 11 memungkinkan perusahaan yang tidak mampu membayar utang untuk melakukan restrukturisasi tanpa tekanan dari kreditur. Dalam pengajuan perlindungan kebangkrutan itu, perusahaan berpegang teguh pada tujuannya untuk meningkatkan operasi dalam beberapa minggu mendatang.

Dalam pengajuan restrukturisasi itu, Aeromexico berjanji akan tetap mempertahankan rencananya untuk empat kali lipat penerbangan internasionalnya dan menggandakan penerbangan domestik bulan depan ketika lockdown berkurang. Tiket yang sudah dipesan, voucher elektronik, dan Poin Premier tetap berlaku.

Aeromexico merupakan maskapai ketiga di Amerika Latin yang mengajukan restrukturisasi utang tahun ini akibat tekanan Covid-19. Meskipun dua maskapai pertama yakni LATAM Airlines Group Chili dan Avianca Holdings Kolombia telah mengajukan restrukturisasi Bab 11 pada bulan Mei.

Baca Juga: Imbauan Presiden Korsel: Pemimpin AS-Korut harus bertemu lagi sebelum pemilu Amerika

Tidak seperti di Amerika Serikat (AS) atau Eropa, pemerintah Amerika Latin sejauh ini menolak untuk memberikan jaminan kepada maskapai penerbangan. Analis memperkirakan banyak maskapai penerbangan di Amerika Latin bisa menghilang karena dampak pandemi, yang menyebabkan kompetisi yang lebih lemah dan harga tiket yang lebih tinggi.

Investment holding company Aimia Inc telah memberikan US$ 50 juta untuk membantu menyelamatkan keuangan Aeromexico pada 29 Juni, setelah sebelumnya meminjam dana sebesar US$ 50 pada Mei. Saat ini, saham Aeromexico dimiliki oleh Delta Air Lines sebesar 49% dan 20% dipegang oleh LATAM.



TERBARU

[X]
×