kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.955   -87,00   -0,48%
  • IDX 6.345   25,38   0,40%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 635   -0,11   -0,02%
  • ISSI 219   1,47   0,67%
  • IDX30 357   -0,16   -0,05%
  • IDXHIDIV20 437   -1,97   -0,45%
  • IDX80 95   0,26   0,28%
  • IDXV30 120   -0,17   -0,14%
  • IDXQ30 114   -0,06   -0,05%

Mata Uang Asia Cenderung Stabil, Dolar Taiwan dan Won Korea Selatan Pimpin Penguatan


Rabu, 05 Agustus 2026 / 09:33 WIB
Mata Uang Asia Cenderung Stabil, Dolar Taiwan dan Won Korea Selatan Pimpin Penguatan
ILUSTRASI. Dolar Taiwan (DOK/Thomas White)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung stabil pada perdagangan Rabu (5/8/2026).

Di antara mata uang utama kawasan, dolar Taiwan dan won Korea Selatan mencatat penguatan terbesar terhadap greenback.

Mengutip data Reuters hingga pukul 02.04 GMT, dolar Taiwan menguat 0,37% menjadi 32,326 per dolar AS, menjadikannya mata uang dengan kinerja terbaik di kawasan pada perdagangan hari itu.

Baca Juga: Dibalik Perang AS-Israel vs Iran, 8 Raksasa Minyak Dunia Ini Untung Rp 1.600 Triliun

Di posisi berikutnya, won Korea Selatan terapresiasi 0,27% ke level 1.425,20 per dolar AS, sementara rupiah Indonesia menguat 0,25% menjadi 17.970 per dolar AS.

Penguatan juga terjadi pada yen Jepang yang naik 0,05%, yuan China 0,05%, peso Filipina 0,05%, baht Thailand 0,06%, serta dolar Singapura 0,02% terhadap dolar AS.

Sebaliknya, ringgit Malaysia menjadi satu-satunya mata uang utama Asia yang melemah pada perdagangan pagi ini, turun 0,10% ke level 4,089 per dolar AS.

Secara year to date (YTD) hingga awal Agustus 2026, kinerja mata uang Asia masih beragam.

Yuan China menjadi mata uang dengan apresiasi terbesar terhadap dolar AS, menguat 3,56% dibandingkan posisi akhir 2025.

Won Korea Selatan juga masih mencatat kenaikan 1,00%, disusul dolar Singapura yang menguat 0,30%.

Baca Juga: PMI Jasa China Melambat ke Level Terendah Sejak September 2024

Di sisi lain, sejumlah mata uang masih mengalami pelemahan sejak awal tahun. Rupiah menjadi yang paling tertekan dengan depresiasi 7,23% dibandingkan posisi akhir 2025.

Selain rupiah, baht Thailand telah melemah 5,30%, rupee India 5,77%, peso Filipina 3,51%, dolar Taiwan 2,75%, ringgit Malaysia 0,81%, dan yen Jepang 0,63% terhadap dolar AS.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×