kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.922   11,00   0,06%
  • IDX 6.418   83,12   1,31%
  • KOMPAS100 847   11,77   1,41%
  • LQ45 638   5,68   0,90%
  • ISSI 221   3,45   1,58%
  • IDX30 359   2,35   0,66%
  • IDXHIDIV20 442   1,18   0,27%
  • IDX80 96   1,23   1,29%
  • IDXV30 120   0,81   0,68%
  • IDXQ30 115   0,49   0,43%

Mata Uang Asia Bergerak Terbatas Kamis (23/7), Won Korea Selatan Menguat Paling Besar


Kamis, 23 Juli 2026 / 09:36 WIB
Mata Uang Asia Bergerak Terbatas Kamis (23/7), Won Korea Selatan Menguat Paling Besar
ILUSTRASI. Bursa Asia - Korea Selatan (REUTERS/Kim Soo-hyeon)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung terbatas pada perdagangan Kamis (23/7/2026).

Di antara mata uang utama kawasan, won Korea Selatan mencatat penguatan terbesar, sementara rupiah masih berada di zona pelemahan.

Mengutip Reuters, hingga pukul 02.03 GMT, won Korea Selatan menguat 0,67% ke level 1.467,60 per dolar AS, menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di kawasan pada perdagangan pagi.

Baca Juga: Thailand Perketat Aturan Transaksi Emas, Pembayaran Tunai Bakal Dibatasi

Mata uang Asia lain yang juga menguat terhadap dolar AS antara lain:

  • Dolar Taiwan naik 0,31%.
  • Yuan China menguat 0,09%.
  • Dolar Singapura bertambah 0,08%.
  • Yen Jepang menguat tipis 0,04%.

Sebaliknya, beberapa mata uang kawasan mengalami pelemahan, yakni:

  • Rupiah Indonesia melemah 0,20% ke level Rp 17.910 per dolar AS.
  • Ringgit Malaysia turun 0,05%.
  • Peso Filipina melemah 0,02%.
  • Baht Thailand turun tipis 0,01%.
  • Rupee India relatif tidak berubah.

Baca Juga: Dua VLCC China Angkut 4 Juta Barel Minyak Saudi, Tinggalkan Laut Merah

Rupiah termasuk yang paling tertekan sepanjang 2026

Secara tahun berjalan (year to date/ytd), rupiah menjadi salah satu mata uang Asia dengan pelemahan terdalam terhadap dolar AS.

Hingga perdagangan Kamis, rupiah telah terdepresiasi sekitar 6,92% dibandingkan posisi akhir 2025.

Pelemahan yang lebih besar hanya terjadi pada rupee India yang turun 6,93%, sementara baht Thailand melemah 6,88%.

Baca Juga: Zohran Mamdani Tak Bisa Tangkap Netanyahu di New York, Ini Dasar Hukumnya

Di sisi lain, yuan China justru menjadi mata uang dengan kinerja terbaik di kawasan sepanjang 2026 dengan penguatan sekitar 3,24% terhadap dolar AS.

Sementara itu, yen Jepang telah melemah sekitar 3,94% sejak akhir 2025, won Korea Selatan turun 1,91%, dolar Taiwan melemah 2,59%, dolar Singapura terkoreksi 0,33%, dan ringgit Malaysia turun 0,73% terhadap dolar AS.




TERBARU

[X]
×