kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Mayoritas Pengguna Twitter Pilih Elon Musk Mundur dari Posisi CEO


Selasa, 20 Desember 2022 / 05:13 WIB
Mayoritas Pengguna Twitter Pilih Elon Musk Mundur dari Posisi CEO
ILUSTRASI. Pengguna Twitter telah memilih agar Elon Musk untuk mengundurkan diri sebagai CEO dalam jajak pendapat. REUTERS/Dado Ruvic


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Yang lainnya adalah salah satu pendiri Oracle dan teman Musk, Larry Ellison, dana kekayaan negara Qatar Holding, dan Pangeran Alwaleed bin Talal dari Arab Saudi.

Jet pribadi Musk tampaknya sedang dalam perjalanan kembali dari ajang Piala Dunia di Qatar, di mana dia tertangkap kamera tengah menontong acara final dan duduk di sebelah menantu Donald Trump Jared Kushner pada hari Minggu.

Mengutip Yahoonews.uk, Musk telah bersumpah untuk mematuhi hasil jajak pendapat online publik yang menanyakan pengguna Twitter apakah dia harus "mundur" sebagai kepala platform media sosial.

Musk menuliskan tweet jajak pendapat 12 jam pada pukul 23:20 pada hari Minggu.

“Haruskah saya mundur sebagai kepala Twitter? Saya akan mematuhi hasil jajak pendapat ini," cuit Musk, bersama dengan opsi "Ya" atau "Tidak".

Baca Juga: Investor Tesla Merasa Ditinggal Elon Musk Setelah Nilai Perusahaan Turun US$ 700 M

Jajak pendapat tersebut menarik lebih dari empat juta suara dalam waktu satu jam setelah diposting.

Dalam serangkaian tweet terpisah, Musk mengatakan "tidak ada penerus" yang akan mengambil alih jika jajak pendapat memberikan hasil "Ya".

Dia menulis: “Pertanyaannya bukanlah menemukan CEO, pertanyaannya adalah menemukan CEO yang dapat membuat Twitter tetap hidup. Tidak ada yang menginginkan pekerjaan yang benar-benar dapat membuat Twitter tetap hidup. Tidak ada penerus. Seperti kata pepatah, berhati-hatilah dengan apa yang kamu inginkan, karena kamu mungkin mendapatkannya."


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×