kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.956   22,10   0,25%
  • KOMPAS100 1.232   5,87   0,48%
  • LQ45 869   4,42   0,51%
  • ISSI 324   1,50   0,46%
  • IDX30 443   0,64   0,14%
  • IDXHIDIV20 519   3,18   0,62%
  • IDX80 137   0,68   0,50%
  • IDXV30 145   1,58   1,10%
  • IDXQ30 142   0,70   0,50%

Melinda French Gates: Dari Nasihat Tak Terduga hingga Karier di Microsoft


Sabtu, 03 Januari 2026 / 13:17 WIB
Diperbarui Sabtu, 03 Januari 2026 / 18:50 WIB
Melinda French Gates: Dari Nasihat Tak Terduga hingga Karier di Microsoft
Melinda Gates bertemu mitra pengemudi GO-JEK, mitra GO-FOOD, dan talent GO-LIFE di Bali. (Dok/Go-Jek)


Sumber: Fortune,Fortune | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Melinda French Gates mengawali kariernya di Microsoft berkat nasihat seorang manajer IBM yang menyuruhnya menolak tawaran pekerjaan dari perusahaan itu. Nasihat itu mengejutkan French Gates, namun akhirnya membuka jalan bagi karier dan kekayaannya yang luar biasa.

French Gates menceritakan, saat itu ia telah menyelesaikan magang selama dua musim panas di IBM dan mendapat tawaran pekerjaan tetap. 

Namun, manajer perekrutnya berkata, “Jika Microsoft menawarmu pekerjaan, kamu harus menerimanya.” Saat itu, Microsoft masih merupakan perusahaan kecil, dan saran itu membuatnya terkejut.

Akhirnya, French Gates menerima tawaran Microsoft dan membangun kariernya di perusahaan teknologi tersebut selama sembilan tahun. 

Baca Juga: Ini Alasan Mengapa Mantan Istri Bill Gates Tak Mau Mendanai Usaha Rintisan Putrinya

Ia menjadi salah satu pemain kunci dalam pertumbuhan Microsoft, termasuk menjabat sebagai General Manager produk informasi di raksasa perangkat lunak senilai US$ 3,6 triliun. 

Kesuksesan kariernya juga berdampak pada kekayaan pribadinya, yang kini mencapai US$ 17,4 miliar, menjadikannya salah satu wanita terkaya di Amerika.

Perpindahan dari IBM ke Microsoft tidak mudah. French Gates harus meninggalkan kehidupannya dan pindah ke Pantai Barat Amerika Serikat, di Seattle, tanpa mengenal siapa pun di sana. Namun ia tertarik menjadi bagian dari sesuatu yang besar.

Baca Juga: Miliarder Melinda Gates Ogah Mendanai Startup Putrinya, Ini Alasannya

“Saya tidak mengenal siapa pun di Seattle, tapi saya begitu antusias dengan apa yang mereka lakukan. Saya ingin menjadi bagian dari itu,” ujarnya. 

French Gates mendorong perempuan lainnya untuk berani mengambil risiko serupa, karena perubahan jalur karier bisa membawa peluang besar.

Nasihat dari Tempat Tak Terduga

French Gates bukan satu-satunya miliarder yang menerima nasihat berharga dari sumber yang tidak terduga. Jensen Huang, CEO Nvidia, mengaku mendapatkan pelajaran karier terbaik dari seorang tukang kebun tua di sebuah kuil di Tokyo. 

Huang terkesan melihat bagaimana tukang kebun itu merawat lumut dengan alat kecil, dan pelajaran sederhana itu mengajarkan kesabaran dan strategi dalam karier.

Sementara itu, mantan CEO PepsiCo, Indra Nooyi, belajar tentang kepemimpinan perempuan dengan menonton serial Sex and the City. 

Baca Juga: Bill Gates Alihkan Miliaran Dolar ke Yayasan Mantan Istri

Ia terinspirasi dari solidaritas karakter perempuan dalam serial itu, yang saling mendukung tanpa menghakimi, sebagai pelajaran menghadapi bias di dunia kerja.

Pendekatan mencari nasihat dari sumber tak terduga juga diterapkan Steve Jobs. Saat merencanakan Apple Store, Jobs menempuh saran Bernard Arnault, CEO LVMH, meski banyak orang menganggapnya gila. 

Keputusan itu terbukti sukses, dan kini Apple memiliki lebih dari 500 toko di seluruh dunia dengan valuasi US$4 triliun.

Kisah-kisah ini menunjukkan bahwa inspirasi dan nasihat karier bisa datang dari mana saja, bahkan dari tempat yang paling tidak terduga, dan kadang justru membuka jalan menuju kesuksesan besar. 

Selanjutnya: Ray Dalio Ingatkan AS Masuk Spiral Utang, Ini Aset Aman Pilihan Investasi

Menarik Dibaca: 8 Daftar Minuman Penurun Risiko Kanker yang Dapat Anda Coba




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×