kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 17.911   -17,00   -0,09%
  • IDX 6.193   74,07   1,21%
  • KOMPAS100 796   7,84   0,99%
  • LQ45 608   4,93   0,82%
  • ISSI 217   4,59   2,15%
  • IDX30 337   1,37   0,41%
  • IDXHIDIV20 431   1,76   0,41%
  • IDX80 91   0,94   1,05%
  • IDXV30 118   1,35   1,16%
  • IDXQ30 110   0,20   0,18%

Melonjak, Rusia catat rekor harian tertinggi kasus dan kematian akibat corona


Selasa, 28 April 2020 / 16:32 WIB
ILUSTRASI. Seorang spesialis medis keluar dari laboratorium bergerak, yang melakukan tes untuk mendeteksi penyakit virus corona (COVID-19) di dekat Pusat Bisnis Internasional Moskow, juga dikenal sebagai Moskva-City, di Moskow, Rusia, 27 April 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Langkah-langkah penguncian di Rusia akan berakhir pada 30 April nanti, dan Putin belum mengatakan, apakah ia berencana untuk memperpanjang kebijakan tersebut.

Mengutip Reuters, Anna Popova, Kepala Rospotrebnadzor, pengawas keselamatan Rusia, menyatakan kepada stasiun televisi pemerintah pada Senin (27/4), pembatasan harus terus berlaku sampai 12 Mei.

Sebelumnya, Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishushin meminta pemerintahannya untuk mengajukan proposal pada Kamis (24/4) untuk melonggarkan beberapa pembatasan pada bisnis.

Baca Juga: WHO: Pandemi corona masih jauh dari selesai dan ganggu layanan kesehatan lain

Banyak perusahaan di Rusia telah memperingatkan, mereka berisiko bangkrut jika penguncian terus berlanjut, dan ribuan pekerjaan telah kena pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Begitu situasi akan berubah untuk selamanya, kami perlu mempertimbangkan pembatalan langkah demi langkah pada perusahaan tertentu untuk beroperasi," kata Mishustin seperti dikutip Reuters.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×