kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.718.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Memanas lagi, China desak Filipina hindari diplomasi megafon


Selasa, 04 Mei 2021 / 19:40 WIB
ILUSTRASI. BRP Sierra Madre, kapal Angkatan Laut Filipina yang rusak sejak 1999 dan menjadi detasemen militer Filipina di Second Thomas Shoal yang disengketakan, bagian dari Kepulauan Spratly, Laut China Selatan.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan. Pada 2016, pengadilan arbitrase di Den Haag, Belanda, memutuskan  klaim China tidak sesuai dengan hukum internasional.

"Saya tidak akan memohon provokasi terakhir sebagai alasan untuk kehilangannya. Tetapi, jika Wang Yi mengikuti Twitter, maka saya minta maaf karena telah menyakiti perasaannya," kata Locsin di Twitter pada Selasa

Wang Yi adalah Menteri Luar Negeri China.

Duterte telah mengingatkan para pejabatnya bahwa tidak ada ruang untuk mengutuk dalam masalah diplomasi. "Hanya Presiden yang bisa mengumpat," kata Harry Roque, juru bicara Duterte, pada konferensi pers Selasa.

Selanjutnya: Kapal Tiongkok masih di Whitsun Reef, Filipina panggil duta besar China




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×