kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Memotret kehidupan Eropa di tengah wabah corona lewat lensa Google


Jumat, 03 April 2020 / 21:39 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita mengenakan masker pelindung berjalan di luar Castel Sant'Angelo, ketika Italia memperketat langkah-langkah untuk mengekang penyebaran virus corona baru, di Roma, Italia, 23 Maret 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Jumlah yang pergi ke pusat grosir dan apotek cuma turun 10%. Sedang perjalanan ke taman justru melonjak 43%, ketika orang-orang pergi untuk menikmati musim semi di negara Skandinavia itu. Pergi jalan-jalan atau jogging juga tinggi di Denmark, Estonia, dan Finlandia.

Lalu, jumlah orang yang menghabiskan lebih banyak waktu di daerah perumahan hanya naik 5% di Swedia. Sedangkan di Italia dan Spanyol, angkanya meningkat masing-masing 24% dan 22% karena orang terkurung di rumah mereka.

Prancis, yang memiliki jumlah kematian akibat virus corona ketiga terbesar di Eropa, juga telah mengambil langkah-langkah pembatasan sosial. Tapi, dampaknya tidak separah di Italia dan Spanyol, dengan pengecualian pergerakan melalui hub transit umum.

Baca Juga: Kasus infeksi virus corona sudah tembus 1 juta kasus di dunia

Di Inggris, yang bergerak relatif terlambat untuk membatasi kontak orang ke orang, dampaknya tidak separah di Eropa Selatan. Kunjungan ritel dan rekreasi anjlok 85%, angkutan umum merosot 75%, dan waktu yang dihabiskan di tempat kerja melorot 55%.

Jerman, yang memiliki kasus tertinggi ketiga di Eropa tapi jumlah kematian relatif rendah berkat pengujian awal yang luas untuk Covid-19, mengambil pembatasan yang kurang radikal, dengan jumlah orang yang mengunjungi tempat kerja turun sebesar 39%.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×