kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Menlu AS: Amerika ingin bangun koalisi untuk melawan tingkah China yang 'memalukan'


Rabu, 22 Juli 2020 / 07:49 WIB
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Mangel Ngan/Pool via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Menurut diplomat AS, ketika Inggris menegaskan sikapnya terhadap China karena penanganan epidemi virus corona dan isu Hong Kong, kunjungan Pompeo adalah upaya untuk mendukung tekad Johnson dan menggantungkan potensi keuntungan dari kesepakatan perdagangan bebas pasca-Brexit.

Pompeo mengatakan kesepakatan bisa diselesaikan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.

Baca Juga: Retas kontraktor pertahanan dan peneliti corona, AS dakwa dua warga China

"Putaran ketiga (negosiasi) dijadwalkan akhir bulan ini, fokus utama bagi Amerika Serikat adalah untuk melihat bahwa kita dapat membuat kemajuan dalam hal ini dan mencapai kata sepakat secepat mungkin," kata Pompeo, seraya menambahkan bahwa dia telah membicarakan hal ini dengan Johnson.

Beijing mengatakan Barat -khusunya Washington- dicengkeram oleh histeria anti-China dan pemikiran kolonial tentang negara komunis.

Baca Juga: Libatkan pembom, China makin sering latihan militer di Laut China Selatan

China mengatakan keputusan untuk mengecualikan Huawei, produsen peralatan telekomunikasi terbesar di dunia, akan melukai ekonomi Inggris, menghambat perdagangan dan menghambat investasi.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×