kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Menlu AS: Amerika ingin bangun koalisi untuk melawan tingkah China yang 'memalukan'


Rabu, 22 Juli 2020 / 07:49 WIB
Menlu AS: Amerika ingin bangun koalisi untuk melawan tingkah China yang 'memalukan'
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Mangel Ngan/Pool via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Menurut diplomat AS, ketika Inggris menegaskan sikapnya terhadap China karena penanganan epidemi virus corona dan isu Hong Kong, kunjungan Pompeo adalah upaya untuk mendukung tekad Johnson dan menggantungkan potensi keuntungan dari kesepakatan perdagangan bebas pasca-Brexit.

Pompeo mengatakan kesepakatan bisa diselesaikan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.

Baca Juga: Retas kontraktor pertahanan dan peneliti corona, AS dakwa dua warga China

"Putaran ketiga (negosiasi) dijadwalkan akhir bulan ini, fokus utama bagi Amerika Serikat adalah untuk melihat bahwa kita dapat membuat kemajuan dalam hal ini dan mencapai kata sepakat secepat mungkin," kata Pompeo, seraya menambahkan bahwa dia telah membicarakan hal ini dengan Johnson.

Beijing mengatakan Barat -khusunya Washington- dicengkeram oleh histeria anti-China dan pemikiran kolonial tentang negara komunis.

Baca Juga: Libatkan pembom, China makin sering latihan militer di Laut China Selatan

China mengatakan keputusan untuk mengecualikan Huawei, produsen peralatan telekomunikasi terbesar di dunia, akan melukai ekonomi Inggris, menghambat perdagangan dan menghambat investasi.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×