kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.877   19,00   0,11%
  • IDX 6.113   -3,25   -0,05%
  • KOMPAS100 798   2,99   0,38%
  • LQ45 600   1,13   0,19%
  • ISSI 213   -0,34   -0,16%
  • IDX30 339   0,70   0,21%
  • IDXHIDIV20 415   -0,03   -0,01%
  • IDX80 90   0,21   0,24%
  • IDXV30 112   -0,25   -0,22%
  • IDXQ30 108   0,14   0,13%

Menteri Keuangan Jepang Gelar Pembicaraan dengan Menkeu AS, Bahas Fluktuasi Mata Uang


Selasa, 23 Juni 2026 / 07:07 WIB
Menteri Keuangan Jepang Gelar Pembicaraan dengan Menkeu AS, Bahas Fluktuasi Mata Uang
ILUSTRASI. Mata uang yen Jepang berfluktuasi terhadap dolar AS.(Masahiro Sugimoto/The Yomiuri Shimbun via Reuters)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama mengadakan pertemuan daring dengan Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin malam, menurut sebuah sumber yang dekat dengan diskusi tersebut, seiring meningkatnya kekhawatiran atas fluktuasi mata uang yang tajam.

Mengutip Reuters, Selasa (23/6/2026), pertemuan tersebut berfokus pada respons kebijakan terhadap yen yang secara historis lemah, yang berpotensi termasuk intervensi mata uang, demikian dilaporkan oleh stasiun televisi Jepang TBS sebelumnya, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Yen sempat melemah hingga sekitar 161,9 pada Senin malam, sedikit di bawah level terendah dua tahun yang dicapai pekan lalu. Jika menembus di atas 161,96, yen akan mencapai level terlemahnya sejak 1986.

Baca Juga: AS Cabut Sanksi Terhadap Iran Setelah Perundingan, Pertempuran di Lebanon Mereda

Tokyo menghabiskan rekor 11,7 triliun yen ($72,44 miliar) untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing antara akhir April dan awal Mei.

Diskusi antara Katayama dan Bessent berlangsung saat otoritas keuangan Jepang terus membuat pasar menebak-nebak tentang kemungkinan intervensi mata uang, dengan kurangnya sinyal yang jelas menunjukkan potensi perubahan taktik komunikasi.

Pada hari Senin, Katayama mengatakan Tokyo "akan menanggapi pergerakan mata uang dengan tepat kapan pun," mengulangi frasa yang biasa digunakan otoritas terlepas dari level yen.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×