kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 17.129   29,00   0,17%
  • IDX 7.455   147,87   2,02%
  • KOMPAS100 1.029   19,22   1,90%
  • LQ45 745   11,30   1,54%
  • ISSI 269   4,86   1,84%
  • IDX30 400   6,61   1,68%
  • IDXHIDIV20 489   8,94   1,86%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,89   1,42%
  • IDXQ30 129   2,20   1,73%

Menyebar ke Daerah Baru, WHO Laporkan 2 Kematian Baru Akibat Cacar Monyet


Kamis, 07 Juli 2022 / 16:30 WIB
ILUSTRASI. WHO melaporkan dua kematian baru akibat cacar monyet, penyakit itu telah menyebar ke daerah baru. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO melaporkan dua kematian baru akibat cacar monyet, sehingga total menjadi tiga sejak awal tahun. Dan, penyakit itu telah menyebar ke daerah baru.

Kasus cacar monyet melonjak 77% sejak laporan terakhir menjadi 6.027, WHO mengungkapkan, dengan sebagian besar dilaporkan di kawasan Eropa. Namun, tiga kematian terjadi di wilayah Afrika.

Laporan pembaruan WHO yang rilis Kamis (7/7) menunjukkan, lebih dari 99% kasus cacar monyet terjadi pada laki-laki.

Baca Juga: Ada 6.000 Kasus Cacar Monyet, WHO akan Tetapkan Status Darurat Kesehatan Global

"Wabah ini terus memengaruhi pria yang berhubungan seks dengan pria yang telah melaporkan hubungan seks baru-baru ini dengan satu atau beberapa pasangan pria, menunjukkan tidak ada sinyal penularan berkelanjutan di luar jaringan ini untuk saat ini," sebut WHO, seperti dikutip Reuters.

Badan PBB yang bermarkas di Jenewa, Swiss, ini akan mengadakan kembali pertemuan komite yang bakal memberi saran untuk menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan global, tingkat kewaspadaan tertinggi WHO.

Pertemuannya berlangsung pada pekan ketiga atau lebih cepat, Direktur Jenderalnya WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada Rabu (6/7).

Tedros akan bertemu dengan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez pada Kamis, menurut juru bicara WHO, tanpa memberikan perincian. Spanyol melaporkan 802 kasus sejauh ini, menurut data WHO.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×