Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Perusahaan farmasi Merck dikabarkan tengah mendekati kesepakatan akuisisi terhadap perusahaan bioteknologi Terns Pharma dengan nilai sekitar US$6 miliar atau setara Rp 96 triliun (asumsi kurs Rp16.000 per dolar AS).
Mengutip laporan Financial Times, Selasa (24/3/2026), kesepakatan tersebut akan dilakukan secara tunai (all-cash deal) dan saat ini negosiasi antara kedua pihak telah memasuki tahap lanjutan. Perjanjian bahkan disebut berpotensi rampung dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Bursa Australia Naik 2% Rabu (25/3) Pagi, Ditopang Sektor Tambang dan Data Inflasi
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Merck untuk memperkuat portofolio bisnis onkologi atau pengobatan kanker.
Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut tengah merombak strategi bisnisnya dengan membentuk divisi khusus kanker yang berfokus pada pengembangan dan komersialisasi obat andalannya, Keytruda.
Merck diketahui bersiap menghadapi berakhirnya masa paten Keytruda pada 2028, sehingga membutuhkan pipeline produk baru untuk menjaga pertumbuhan bisnis di masa mendatang.
Di sisi lain, Terns Pharma merupakan perusahaan bioteknologi yang fokus mengembangkan terapi untuk penyakit kanker, termasuk leukemia mieloid kronis (chronic myeloid leukemia).
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Lebih dari 5% Rabu (25/3) Pagi: Brent ke US$98,28 per Barel
Kabar akuisisi ini disambut positif oleh pasar. Saham Terns Pharma tercatat melonjak sekitar 10% dalam perdagangan setelah jam bursa (after-hours).
Baik Merck maupun Terns Pharma belum memberikan tanggapan resmi terkait laporan tersebut.













