kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.948
  • EMAS702.000 -0,57%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Merkel: Jerman, seperti AS, berpikir Rusia telah melanggar perjanjian senjata nuklir


Rabu, 03 April 2019 / 06:35 WIB

Merkel: Jerman, seperti AS, berpikir Rusia telah melanggar perjanjian senjata nuklir

KONTAN.CO.ID -  BERLIN. Jerman, seperti Amerika Serikat, percaya bahwa Rusia telah melanggar Traktat Angkatan Nuklir Jangka Menengah (INF) era Perang Dingin, kata Kanselir Angela Merkel pada hari Selasa, (2/4).

Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington akan menarik diri dari perjanjian INF 1987, musim panas ini kecuali Moskow mengakhiri dugaan pelanggarannya - sebuah pengumuman yang menurut Merkel dia mengerti.


Sementara Rusia sendiri telah membantah melanggar perjanjian INF tersebut.

Sementara para ahli menduga perselisihan politik dalam negeri AS sebagai faktor di balik munculnya laporan yang tak akurat itu.

“Rusia diam-diam telah mengerahkan rudal jelajah baru,” demikian tulis surat kabar AS The New York Times (NYT) mengawali laporan terkait dugaan pelanggaran Moskow terhadap Traktat Angkatan Nuklir Jangka Menengah (INF) tahun 1987.

Mengutip narasumber anonim dari Gedung Putih, NYT menulis bahwa Rusia telah mengembangkan dan menempatkan rudal jelajah berbasis darat dengan hulu ledak nuklir.


Sumber : Reuters
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0475 || diagnostic_web = 0.3505

Close [X]
×