kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.824   -4,00   -0,02%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Mesir dan Yunani bidik kerja sama multi-sektor di kawasan Mediterania timur


Jumat, 05 Maret 2021 / 14:21 WIB
Mesir dan Yunani bidik kerja sama multi-sektor di kawasan Mediterania timur
ILUSTRASI. Kapal angkatan bersenjata Yunani dan Prancis berlayar dalam formasi saat latihan militer gabungan di Laut Mediterania, dalam gambar handout tanpa tanggal diperoleh Reuters pada Kamis (13/8/2020).


Sumber: Arab News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Kawasan Mediterania Timur sendiri jadi kawasan yang cukup rumit dalam hubungan Turki dan Yunani. 

Konflik Turki semakin intensif dengan negara-negara tetangga, terutama Yunani dan Siprus, sejak 2019 untuk menguasai perairan regional yang menjadi sasaran perselisihan internasional.

Turki bertujuan untuk mengubah perairan Mediterania Timur menjadi wilayah konsesinya. Alasannya adalah kawasan tersebut kemungkinan besar mengandung banyak gas alam.

Menariknya, pada tahun 2019, Siprus, Yunani, Mesir, Israel, Yordania, Italia, dan Palestina mengadakan EastMed Gas Forum tanpa Turki.

Eksplorasi gas Turki di wilayah tersebut telah secara langsung mengganggu hubungan bilateral dengan negara-negara seperti Yunani dan Siprus selama berbulan-bulan.

Selanjutnya: Kapal penjaga pantai Turki dan Yunani bertabrakan, Mediterania Timur kembali tegang




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×