kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Mesir dan Yunani bidik kerja sama multi-sektor di kawasan Mediterania timur


Jumat, 05 Maret 2021 / 14:21 WIB
ILUSTRASI. Kapal angkatan bersenjata Yunani dan Prancis berlayar dalam formasi saat latihan militer gabungan di Laut Mediterania, dalam gambar handout tanpa tanggal diperoleh Reuters pada Kamis (13/8/2020).


Sumber: Arab News | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Kawasan Mediterania Timur sendiri jadi kawasan yang cukup rumit dalam hubungan Turki dan Yunani. 

Konflik Turki semakin intensif dengan negara-negara tetangga, terutama Yunani dan Siprus, sejak 2019 untuk menguasai perairan regional yang menjadi sasaran perselisihan internasional.

Turki bertujuan untuk mengubah perairan Mediterania Timur menjadi wilayah konsesinya. Alasannya adalah kawasan tersebut kemungkinan besar mengandung banyak gas alam.

Menariknya, pada tahun 2019, Siprus, Yunani, Mesir, Israel, Yordania, Italia, dan Palestina mengadakan EastMed Gas Forum tanpa Turki.

Eksplorasi gas Turki di wilayah tersebut telah secara langsung mengganggu hubungan bilateral dengan negara-negara seperti Yunani dan Siprus selama berbulan-bulan.

Selanjutnya: Kapal penjaga pantai Turki dan Yunani bertabrakan, Mediterania Timur kembali tegang




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×