kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Meski tengah panas, China diklaim siap mengimpor lebih banyak produk pertanian AS


Jumat, 22 Mei 2020 / 15:53 WIB
Meski tengah panas, China diklaim siap mengimpor lebih banyak produk pertanian AS
ILUSTRASI. Ilustrasi bendera Amerika Serikat dan China. Meski tengah panas, China diklaim siap mengimpor lebih banyak produk pertanian AS. Mark Schiefelbein/Pool via REUTERS/File Photo


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Kesepakatan perdagangan fase satu, yang mulai berlaku pada bulan Februari, mengakhiri ancaman tarif pada sekitar US$ 155 miliar impor Cina yang mulai berlaku pada akhir tahun lalu, dan mengurangi setengahnya menjadi 7,5% pada US$ 120 miliar barang lainnya.

Tapi perjanjian ini tetap memberlakukan pajak impor 25% atas produk-produk Cina senilai US $ 250 miliar.

Baca Juga: Dihantam corona, China tak pasang target pertumbuhan PDB pada tahun ini

Perjanjian tersebut membuat China berkomitmen untuk lebih banyak membeli setidaknya US$ 200 miliar produk dan jasa Amerika daripada yang dilakukan pada tahun 2017.

"China telah bekerja dengan Amerika Serikat untuk menerapkan langkah-langkah yang akan memberikan akses yang lebih besar bagi produsen dan eksportir AS ke pasar pangan dan pertanian China yang sedang tumbuh," kata Lighthizer.

"Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, kami sepenuhnya berharap perjanjian ini akan berhasil," pungkasnya.

Baca Juga: Bursa Asia Tenggara terseret ketegangan China-AS karena UU Keamanan Nasional


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×