kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Messi Akhirnya Hadapi Inggris, Duel Panas Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026


Senin, 13 Juli 2026 / 22:28 WIB
Messi Akhirnya Hadapi Inggris, Duel Panas Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
ILUSTRASI. Setelah 2 dekade, Lionel Messi akhirnya bertemu Inggris di semifinal Piala Dunia. Laga ini diprediksi penuh drama dan emosi. (IMAGN IMAGES via Reuters/MARIA LYSAKER)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - KANSAS CITY. Lionel Messi telah menghabiskan lebih dari dua dekade membangun karier gemilang di sepak bola internasional. Sepanjang perjalanan tersebut, kapten Argentina itu sudah menghadapi hampir seluruh negara juara Piala Dunia, mulai dari Brasil hingga Prancis. Namun, ada satu lawan besar yang belum pernah ia hadapi: Inggris.

Catatan itu akan berakhir pada Rabu (15/7/2026), ketika Argentina bertemu Inggris dalam laga semifinal Piala Dunia di Atlanta. Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) bahkan menyebut pertandingan tersebut di situs resminya sebagai “laga yang memang ditakdirkan untuk Messi”.

Pada usia 39 tahun, Messi telah berhadapan dengan Brasil, Uruguay, Jerman, Italia, Spanyol, dan Prancis. Namun, sepanjang karier profesionalnya, ia belum pernah sekalipun bertemu tim nasional Inggris.

Kesempatan terdekat terjadi dalam laga persahabatan di Jenewa pada November 2005, yang menjadi pertemuan terakhir kedua negara. Dalam pertandingan itu, Argentina kalah 2-3 setelah gol Wayne Rooney dan dua gol Michael Owen membalikkan keadaan usai Hernan Crespo dan Walter Samuel lebih dahulu membawa Argentina unggul.

Namun, Messi tidak tampil dalam laga tersebut. Ia harus menjalani hukuman setelah menerima kartu merah pada debut internasionalnya bersama Argentina melawan Hungaria beberapa bulan sebelumnya.

Baca Juga: 4 Skenario Final Piala Dunia 2026, Duel Messi vs Mbappe Bisa Terulang

“Ini spesial karena mereka adalah tim yang hebat, kekuatan besar dalam sepak bola, dan selalu menyenangkan menghadapi tim seperti itu, pertandingan dengan atmosfer seperti ini,” ujar Messi kepada wartawan setelah Argentina menang 3-1 atas Swiss melalui perpanjangan waktu pada laga perempat final, Sabtu (11/7/2026).

Messi menambahkan bahwa timnya membutuhkan waktu pemulihan sebelum menghadapi Inggris.

“Kami perlu beristirahat karena telah melalui banyak pertandingan yang menguras tenaga, yang tentu dirasakan seluruh tim, dan datang dalam kondisi terbaik untuk terus melakukan apa yang telah kami lakukan sejauh ini, yakni bersaing,” tambahnya.

Argentina Lolos Lewat Serangkaian Laga Dramatis

Argentina melaju ke semifinal setelah melewati tiga pertandingan fase gugur yang penuh drama. Tim Tango sebelumnya menyingkirkan Tanjung Verde dengan skor 3-2 melalui perpanjangan waktu pada babak 32 besar.

Setelah itu, Argentina melakukan comeback sensasional untuk mengalahkan Mesir 3-2 di babak 16 besar, meski sempat tertinggal 0-2 hingga 11 menit menjelang laga usai.

Pada laga perempat final melawan Swiss, Messi menyumbang satu assist untuk gol pembuka yang dicetak Alexis Mac Allister. Meski demikian, pertandingan tersebut menjadi laga Piala Dunia pertama sejak kemenangan 2-0 Argentina atas Polandia pada fase grup Piala Dunia Qatar 2022 di mana Messi gagal mencetak gol.

Baca Juga: Updte Top Assist Piala Dunia 2026: Olise Memimpin Jelang Semifinal

Duel Sarat Rivalitas dan Emosi

Pertemuan Argentina dan Inggris diperkirakan akan menjadi salah satu pertandingan paling bergengsi di turnamen. Rivalitas kedua negara telah terbentuk selama puluhan tahun, dipenuhi drama olahraga dan ketegangan politik yang menjadikan setiap pertemuan memiliki makna tersendiri.

Pengamat sepak bola BBC, Micah Richards, menilai kehadiran Messi tetap menjadi faktor pembeda bagi Argentina.

“Inggris mungkin bisa mengungguli Argentina dalam hal kecepatan dan stamina, tetapi Argentina memiliki sosok jenius bernama Messi. Semua pemain bermain untuknya. Semua orang seharusnya antusias menyaksikan pertandingan ini,” kata Richards.

“Menjaga Messi nyaris mustahil karena dia tidak perlu banyak berlari ke belakang,” imbuhnya.

Laga melawan Inggris akan menambah babak baru dalam salah satu rivalitas paling emosional di dunia sepak bola. Bagi Messi, pertandingan ini juga menjadi kesempatan untuk akhirnya mencatatkan namanya dalam duel klasik yang telah melahirkan sejumlah momen paling bersejarah bagi sepak bola Argentina.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×