Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Militer Amerika Serikat (AS) mengambil tindakan tegas terhadap sebuah kapal kargo komersial yang diduga berupaya menembus blokade laut terhadap Iran. Pesawat militer AS menembaki dan melumpuhkan kapal tersebut setelah awak kapal diperintahkan meninggalkan area yang menjadi sasaran.
Komando Pusat AS (US Central Command/CENTCOM) menyatakan, insiden tersebut terjadi pada Sabtu (7/11/2026). Kapal kargo berbendera Saint Kitts dan Nevis itu diketahui berupaya meninggalkan perairan regional setelah sebelumnya singgah di salah satu pelabuhan Iran.
CENTCOM menjelaskan, pesawat militer AS melepaskan amunisi berpemandu presisi ke bagian buritan kapal setelah pasukan AS mengarahkan awak kapal untuk meninggalkan area yang telah ditentukan sebagai sasaran serangan.
Selain memperketat blokade laut yang telah berlangsung selama beberapa bulan terhadap Iran, militer AS juga mengumumkan pembentukan satuan tugas khusus pada Sabtu.
Baca Juga: Peretasan US$ 6,3 Miliar, CFO Binance Kaiser Ng Mundur
Satuan tugas tersebut dibentuk untuk menindak pergerakan senjata canggih dan berbagai material lain yang masuk dalam daftar sanksi melalui perbatasan darat Iran maupun jalur Laut Kaspia.
CENTCOM memperkirakan blokade laut yang diterapkan AS telah menghambat ekspor minyak mentah Iran dengan nilai lebih dari US$ 25 miliar.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump terus melontarkan ancaman untuk melancarkan operasi militer baru terhadap Iran. Ancaman tersebut meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.













![[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_23102611123400.jpeg)
