CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.630   64,00   0,36%
  • IDX 6.491   -98,43   -1,49%
  • KOMPAS100 854   -12,54   -1,45%
  • LQ45 647   -9,36   -1,43%
  • ISSI 226   -4,13   -1,80%
  • IDX30 359   -5,35   -1,47%
  • IDXHIDIV20 447   -5,12   -1,13%
  • IDX80 97   -1,44   -1,46%
  • IDXV30 125   -1,42   -1,12%
  • IDXQ30 115   -1,71   -1,46%

Militer AS: Korea Utara tetap jadi tantangan keamanan bagi Amerika Serikat


Rabu, 21 April 2021 / 14:03 WIB
ILUSTRASI. Kendaraan militer terlihat selama parade untuk menandai peringatan 75 tahun berdirinya Partai Buruh Korea yang berkuasa, dalam gambar yang dirilis oleh KCNA pada 10 Oktober 2020. KCNA via REUTERS


Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: S.S. Kurniawan

Karena itu, Dickinson menekankan, AS harus terus berinvestasi dan mengembangkan kemampuan untuk tetap berada di depan musuh seperti Korea Utara.

"Salah satu cara musuh yang kurang berkembang ini berusaha untuk melompati atau meniadakan keunggulan kami adalah dengan memanfaatkan kemampuan yang tersedia secara komersial," ungkapnya.

"Kemampuan ini memberi mereka dukungan militer yang sebagian efektif membantu mereka menavigasi, mengumpulkan intelijen, berkomunikasi, dan sebaliknya mencapai kompetensi yang hingga saat ini merupakan bidang eksklusif dari kekuatan luar angkasa yang lebih maju," imbuh dia.

Richard menambahkan, AS akan terus bekerja dengan sekutu untuk melakukan denuklirisasi Korea Utara secara diplomatis.

"USSTRATCOM mendukung upaya Departemen Pertahanan dan Departemen Luar Negeri AS untuk berkoordinasi dengan mitra regional, mengurangi ketegangan militer, dan melakukan upaya diplomatik untuk mencapai denuklirisasi lengkap Korea Utara," katanya.

Selanjutnya: Media Korea Utara sebut Korea Selatan sedang mempersiapkan invasi




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×