Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Harga emas bertahan di dekat level terendah dalam sepekan pada perdagangan Jumat (11/9/2026). Investor mengantisipasi data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Melansir Reuters, harga emas spot nyaris tidak berubah di level US$ 4.318,88 per ons troi pada pukul 00.20 GMT. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh level terendah sejak 2 September.
Baca Juga: Harga Minyak Kian Panas Jumat (11/9), Brent Dekati US$ 110 per Barel
Tekanan terhadap harga emas meningkat setelah harga emas turun hampir 2% pada perdagangan Kamis (10/9), menyusul rilis data inflasi produsen AS.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 1,1% menjadi US$ 4.359,50 per ons troi.
Data Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan indeks harga produsen (PPI) untuk permintaan akhir naik 0,4% pada Agustus, setelah meningkat 0,1% pada Juli berdasarkan revisi data.
Kenaikan PPI tersebut memperkuat ekspektasi bahwa tekanan inflasi AS masih menjadi perhatian The Fed. Pelaku pasar kini menilai peluang kenaikan suku bunga jangka pendek pada pertemuan The Fed pekan depan semakin besar.
Selanjutnya, investor menunggu data indeks harga konsumen (CPI) AS yang dijadwalkan dirilis Jumat pukul 12.30 GMT atau sekitar pukul 19.30 WIB.
Baca Juga: Harga Minyak Tembus US$ 109, Pasar Global Kembali Dibayangi Inflasi
Data CPI menjadi salah satu indikator penting yang akan menentukan ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga The Fed.
Jika inflasi kembali menunjukkan tekanan, ruang bagi The Fed untuk mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi akan semakin besar.
Kenaikan suku bunga biasanya menjadi sentimen negatif bagi emas karena logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil seperti aset berbasis bunga.
Di sisi lain, perkembangan geopolitik masih menjadi faktor yang berpotensi menopang permintaan aset safe haven.
Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran mengambil alih kota pelabuhan Mocha di Yaman pada Kamis dan bergerak menyusuri pesisir Laut Merah menuju sejumlah pulau strategis.
Baca Juga: Bukan Indonesia, 3 Negara Tetangga Ini Masuk 10 Negara Terbaik untuk Pensiunan 2026
Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan perang dengan Iran diperkirakan berakhir setelah pemilihan umum paruh waktu AS pada November.
Di pasar logam mulia lainnya, harga perak spot turun 0,1% menjadi US$ 63,48 per ons troi. Harga platinum relatif stabil di US$ 1.777,42 per ons troi, sedangkan palladium turun 0,2% menjadi US$ 1.279,25 per ons troi.














