kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Minta AS pikir ulang soal dana, WHO: Virus akan terus bersama kita dalam waktu lama


Kamis, 23 April 2020 / 05:47 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus. REUTERS/Denis Balibouse/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Pimpinan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan pada hari Rabu (22/4/2020), ia berharap pemerintahan Trump akan mempertimbangkan kembali penangguhan pendanaannya terhadap WHO. Dia mendesak AS lebih fokus pada aksi mengakhiri pandemi dan menyelamatkan nyawa hidup orang banyak.

"Ada tren kenaikan yang mengkhawatirkan pada epidemi awal di beberapa bagian Afrika dan Amerika Tengah dan Selatan," kata direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti yang dikutip Reuters.

"Sebagian besar negara masih dalam tahap awal epidemi mereka dan beberapa yang terkena dampak awal pandemi mulai melihat kebangkitan yang mencemaskan dalam kasus infeksi," kata Tedros kepada wartawan Jenewa dalam briefing virtual.

Baca Juga: Pekerja WHO tewas tertembak ketika mengumpulkan sampel Covid-19 di Myanmar

Dia menambahkan, “Jangan salah kita masih harus menempuh jalan panjang. Virus ini akan bersama kita untuk waktu yang lama.” 

Namun dia mencatat bahwa epidemi di Eropa Barat tampaknya menjadi stabil atau menurun.

Sekadar menyegarkan ingatan, Presiden AS Donald Trump pada minggu lalu mengkritik penanganan pandemi WHO dan mengumumkan bahwa dia menunda pendanaan untuk unit badan PBB itu. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada hari Rabu mengatakan Amerika Serikat sangat percaya bahwa partai komunis China yang berkuasa gagal melaporkan wabah virus corona baru secara tepat waktu kepada WHO.

Baca Juga: WHO: Semua bukti menunjukkan virus corona tidak dibuat di laboratorium

"Saya berharap pembekuan dana akan dipertimbangkan kembali dan AS akan sekali lagi mendukung pekerjaan WHO dan terus menyelamatkan nyawa," kata Tedros. "Saya berharap AS percaya bahwa ini adalah investasi yang penting, tidak hanya untuk membantu orang lain tetapi agar AS juga tetap aman."




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×