kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Miris, 463 juta anak di dunia tidak bisa mengikuti sekolah secara online


Minggu, 30 Agustus 2020 / 15:45 WIB


Sumber: Channel News Asia | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Berikut ini adalah data jumlah anak di dunia yang kesulitan mendapatkan akses ke pembelajaran online:

  •  Wilayah Afrika Timur dan Selatan: 67 juta anak
  •  Wilayah Afrika Barat dan Tengah: 54 juta anak
  •  Wilayah Pasifik dan Asia Timur: 80 juta anak
  •  Wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara: 37 juta anak
  •  Wilayah Asia Selatan: 147 juta anak
  •  Wilayah Amerika Latin dan Karibia: 13 juta anak

Jumlah anak terdampak di wilayah Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada tidak ditampilkan oleh PBB karena jumlahnya relatif lebih sedikit dari beberapa wilayah di atas.

Dengan tahun ajaran baru yang akan segera dimulai di banyak negara, UNICEF merekomendasikan pemerintah untuk memprioritaskan pembukaan kembali sekolah yang ada di wilayah aman agar proses belajar mengajar bisa perlahan kembali normal.

Baca Juga: Daftar 5 negara termiskin di dunia tahun 2020, semua ada di benua Afrika




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×