kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.882   24,00   0,13%
  • IDX 6.038   -79,17   -1,29%
  • KOMPAS100 790   -4,20   -0,53%
  • LQ45 596   -2,80   -0,47%
  • ISSI 210   -2,65   -1,25%
  • IDX30 337   -1,37   -0,41%
  • IDXHIDIV20 413   -2,62   -0,63%
  • IDX80 90   -0,41   -0,45%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,71%
  • IDXQ30 108   -0,31   -0,29%

Misa terakhir, Paus Benediktus resmi mundur


Kamis, 28 Februari 2013 / 16:54 WIB
ILUSTRASI. Kumpulan kode redeem FF Oktober 2021 yang masih aktif, buruan cek dan klaim sekarang!


Sumber: BBC |

VATIKAN. Paus Benediktus, secara resmi pada hari ini, Kamis (28/02) mengundurkan diri dari posisi tertinggi kepemimpinan Gereja Katolik Roma. Ia sudah menggembala umat Katolik selama delapan tahun terakhir.

Paus Benekdiktus adalah yang pertama mundur sejak Gregorius XII di tahun 1415. Ribuan jemaat berkumpul di Lapangan Santo Petrus, Vatikan untuk menghadiri misa terakhir yang dipimpinnya.

Penggantinya akan dipilih dalam sebuah konklaf yang berlangsung Maret. Paus Benediktus dengan hanya menggunakan jas putih saat menggelar misa terakhir, di hadapan jemaat ia berterus terang bahwa kepausannya merupakan beban berat, tetapi dia menerimanya karena yakin Tuhan akan membimbingnya.

“Kadang saya merasa seperti Santo Petrus dengan rasul-Nya di Danau Galilea", ujarnya, membuat referensi untuk cerita Alkitab ketika para murid sedang berjuang melawan gelombang berat dan Yesus Kristus menampakkan diri kepada mereka.

Gereja Katolik saat ini tengah dilanda skandal pelecehan seksual dan dokumen rahasia yang bocor juga mengungkapkan korupsi dan pertikaian di Vatikan.

Namun, Paus menyadari keseriusan dari pengunduran dirinya dan tetap memutuskan karena keyakinannya atas Tuhan dan Gereja.

"Saya mengambil keputusan ini dengan sepenuhnya sadar akan keseriusannya namun dengan kedamaian hati. Mencintai gereja berarti cukup berani untuk mengambil keputusan yang sulit," tuturnya.

Peserta misa membeludak

Puluhan ribu orang berdatangan ke Lapangan Santo Petrus beberapa jam sebelum misa. Mereka membawa berbagai spanduk dan gambar Paus Benediktus serta meneriakkan terima kasih ketika paus berkeliling dengan kendaraan saat menuju mimbar.

Sebagian dari mereka mengikuti misa melalui TV layar lebar yang dipasang di berbagai tempat. Seorang jemaat perempuan yang berusia 53 tahun, Jan Marie, mengatakan suasananya amat emosional.

''Kami datang untuk mendukung keputusan Paus," tuturnya.

Sekitar 50.000 tanda masuk disebarluaskan namun media-media Italia memperkirakan jumlah jemaat yang datang ke Vatikan bisa dua kali lipat.

Paus Benediktus resmi akan mengundurkan diri Kamis 28 Februari pada pukul 19.00 waktu setempat dan akan mendapat gelar paus emeritus.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×