kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.028   43,00   0,24%
  • IDX 5.927   -59,09   -0,99%
  • KOMPAS100 772   -9,26   -1,18%
  • LQ45 589   -5,59   -0,94%
  • ISSI 204   -1,75   -0,85%
  • IDX30 334   -2,85   -0,85%
  • IDXHIDIV20 413   -2,44   -0,59%
  • IDX80 88   -0,94   -1,06%
  • IDXV30 112   -0,75   -0,67%
  • IDXQ30 108   -0,60   -0,56%

MTI kumpulkan pengusaha untuk industri 4.0


Selasa, 22 Oktober 2019 / 18:48 WIB
Nama : Port of Singapore ;Negara : Singapura ;Didirikan : Tahun 1819 ;Kapasitas : 23,2 juta TEUs ;Volume cargo : 1,15 miliar ton kasar ;Uraian : - Singapura merupakan satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara dengan luas wilayah paling kecil. Tetapi, P


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Di tengah ketegangan perang dagang diikuti oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi di Tiongkok dan zona Euro yang tidak pasti akan membayangi ekonomi global di masa mendatang. Akan tetapi, tidak ada waktu lagi untuk terus melakukan transformasi pada dunia usaha. 

Pemerintah Singapura membuat inisiatif untuk menyatukan ekosistem praktisi industri 4.0 pada pagelaran Transformasi Industri ASIA Pacific di tahun 2019 ini. Sebagai tuan rumah, Singapura ingin industri usaha dapat terhubung satu sama lain melalui industri 4.0.

Salah satunya, Singapura menyoroti usaha kecil dan menengah (UKM) di Asia Pacific tidak hanya membentuk bisnis tradisional, tetapi juga perlu disuguhi pengalaman mendalam melalui solusi industri 4.0 yang dapat ditindaklanjuti bagi perusahaan yang ingin membuktikan masa depan bisnis mereka. 

Baca Juga: Tahun ini, China masih dalam jalur mendongkrak impor batubara lebih dari 10%

Executive Director for Manufactuing and Engineering Enterprise Singapore Simon Lim mengatakan, pagelaran Transformasi Industri Asia Pacific yang diselenggarakan di Singapura ini dapat menyatukan produsen terkemuka dan penyedia solusi untuk bertukar praktik terbaik menemukan teknologi baru dan mempercepat kemitraan industri 4.0.

Singapura sendiri fokus pada peningkatan industri manufaktur dan penyediaan keahlian dan solusi teknologi untuk industri manufaktur. Enterprise Singapore yang berada di bawah Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura telah bekerja erat dengan beberapa perusahaan untuk memfasilitasi kemitraan dan mendukung langkah mereka untuk menuju pembangunan pabrik pintar di masa depan. 

CEO SingEx Holding Aloysius Arlando mengatakan, acara ini akan membantu terutama para pemula dan para pengguna awal untuk menemukan kecocokan yang tepat dari solusi industri 4.0 pada tahap pengembangan bisnis mereka. 

Baca Juga: Singapura bentuk komite strategi ekonomi

Aloysius menambahkan, khususnya pada UKM akan menemukan sistem pendukung di mana para pemain industri dapat memberikan solusi yang dapat disesuaikan, serta dapat menghemat biaya untuk membantu UKM mengoptimalkan proses manufaktur atau menciptakan kembali model bisnis yang memenuhi permintaan klien, dan memperluas ke pasar baru untuk menumbuhkan basis pabean mereka.

“Platform digital untuk membantu perusahaan dalam membangun jaringan dan berkolaborasi di luar pertunjukan,” jelasnya, Selasa (22/10).




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×