kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Musim berburu emas di India mencapai puncak


Rabu, 22 Oktober 2014 / 10:54 WIB
ILUSTRASI. Proses likuidasi dari PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) terancam terganggu.


Sumber: Bloomberg | Editor: Hendra Gunawan

NEW DELHI. Warga India mulai menyerbu toko-toko emas menjelang festival Diwali. Meski harga emas global menanjak, harga emas di India masih 7,3% lebih rendah ketimbang periode festival tahun lalu. India merupakan negara dengan pembelian emas terbesar kedua dunia setelah China.

Pembelian emas tahun lalu mencapai 25% dari total pembelian emas global. "Permintaan emas fisik di India terus menanjak," kata Howie Lee, analis investasi Phillip Futures kepada Bloomberg.

Festival Diwali yang akan berlangsung pada 23 Oktober merupakan waktu yang baik untuk membeli emas. CPM Group memperkirakan, pada musim ini penjualan emas India mencapai seperlima dari total penjualan sepanjang tahun yang diprediksi 850-950 ton.

Permintaan emas mulai naik sejak September. Impor emas mencapai US$ 3,75 miliar bulan lalu, naik 450% ketimbang tahun sebelumnya.

Permintaan emas yang besar memicu kekhawatiran pemerintah. Karena hampir seluruh pasokan emas diimpor. Inilah penyebab Pemerintah India membatasi impor. Setelah pembatasan, defisit India anjlok menjadi US$ 32,4 miliar ketimbang tahun lalu sebesar US$ 87,8 miliar.




TERBARU

[X]
×