CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

NATO desak Rusia dan Suriah hentikan serangan militer ke Idlib


Jumat, 28 Februari 2020 / 19:57 WIB
Sekjen NATO Jens Stoltenberg memasuki kantor pusat NATO yang baru di Brussels, Belgia.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - BRUSSELS. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mendesak Rusia dan Suriah pada hari Jumat, (28/2) untuk menghentikan serangan Idlib dan mengatakan aliansi militer berdiri dalam solidaritas dengan negara anggota NATO yakni Turki, yang kehilangan 33 tentara dalam serangan udara oleh pasukan pemerintah Suriah.

Pasukan Suriah, yang didukung kekuatan udara Rusia, telah melancarkan serangan untuk menguasai wilayah barat laut Idlib, wilayah terakhir yang tersisa yang dikuasai oleh pemberontak yang didukung Turki dalam konflik sembilan tahun dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad .

Baca Juga: Rusia kirim dua kapal perang ke Suriah untuk merespons Turki

"Sekutu mengutuk serangan udara yang terus-menerus dan tanpa pandang bulu oleh rezim Suriah dan Rusia di Idlib," kata Stoltenberg kepada wartawan setelah pertemuan darurat duta besar NATO di Brussels, yang diminta Turki.

"Saya meminta mereka untuk menghentikan serangan mereka, untuk menghormati hukum internasional dan mendukung upaya AS untuk solusi damai," tambah Stoltenberg.

Baca Juga: Hubungan Turki dan Rusia memanas setelah 33 tentara Turki tewas dalam sehari




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×