kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

NATO desak Rusia dan Suriah hentikan serangan militer ke Idlib


Jumat, 28 Februari 2020 / 19:57 WIB
Sekjen NATO Jens Stoltenberg memasuki kantor pusat NATO yang baru di Brussels, Belgia.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - BRUSSELS. Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mendesak Rusia dan Suriah pada hari Jumat, (28/2) untuk menghentikan serangan Idlib dan mengatakan aliansi militer berdiri dalam solidaritas dengan negara anggota NATO yakni Turki, yang kehilangan 33 tentara dalam serangan udara oleh pasukan pemerintah Suriah.

Pasukan Suriah, yang didukung kekuatan udara Rusia, telah melancarkan serangan untuk menguasai wilayah barat laut Idlib, wilayah terakhir yang tersisa yang dikuasai oleh pemberontak yang didukung Turki dalam konflik sembilan tahun dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad .

Baca Juga: Rusia kirim dua kapal perang ke Suriah untuk merespons Turki

"Sekutu mengutuk serangan udara yang terus-menerus dan tanpa pandang bulu oleh rezim Suriah dan Rusia di Idlib," kata Stoltenberg kepada wartawan setelah pertemuan darurat duta besar NATO di Brussels, yang diminta Turki.

"Saya meminta mereka untuk menghentikan serangan mereka, untuk menghormati hukum internasional dan mendukung upaya AS untuk solusi damai," tambah Stoltenberg.

Baca Juga: Hubungan Turki dan Rusia memanas setelah 33 tentara Turki tewas dalam sehari




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×