kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

NATO: Serangan AS dan Inggris Terhadap Houthi Bersifat Defensif


Jumat, 12 Januari 2024 / 20:19 WIB
ILUSTRASI. Houthi military helicopter flies over the Galaxy Leader cargo ship in the Red Sea in this photo released November 20, 2023. Houthi Military Media/Handout via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Juru bicara NATO menegaskan bahwa serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Inggris terhadap pasukan Houthi yang didukung Iran di Yaman bersifat "defensif.

Selain itu dirancang untuk menjaga kebebasan navigasi di salah satu jalur perairan paling vital di dunia.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik 4% Jumat (12/1), Brent ke US$80,52 dan WTI ke US$74,99

"Pasukan Houthi didukung, dipasok, dan diperlengkapi oleh Iran. Jadi Teheran memiliki tanggung jawab khusus untuk mengendalikan proksi-proksi mereka," tambah juru bicara tersebut pada Jumat (12/1).

NATO sendiri tidak terlibat dalam serangan tersebut, namun AS dan Inggris adalah anggota NATO. Sementara dua anggota NATO lainnya, Belanda dan Kanada, memberikan dukungannya.

Baca Juga: Siapa Houthi yang Dibombardir Serangan Udara oleh AS dan Inggris?

Pernyataan tersebut tidak menyebutkan apakah aliansi yang beranggotakan 31 negara itu mendukung serangan tersebut.




TERBARU

[X]
×