Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
Perdana Menteri Finlandia, Petteri Orpo, mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan mengenai peran Rusia dalam kerusakan kabel tersebut.
Operator jaringan listrik di Finlandia, Fingrid, dan di Estonia, Elering, memperkirakan bahwa perbaikan Estlink 2 akan memakan waktu hingga Agustus 2025.
Pemadaman tersebut dapat berdampak pada harga listrik selama musim dingin, namun tidak akan mengganggu rencana pemisahan Estonia, Latvia, dan Lithuania dari jaringan listrik gabungan era Soviet yang menghubungkan mereka dengan Rusia dan Belarus pada Februari mendatang, menurut Elering.
Baca Juga: Tegang! 2 Pesawat Bom AS Dicegat 2 Jet Tempur Rusia di Laut Baltik
Lithuania juga mengumumkan pada Jumat bahwa mereka telah meningkatkan patroli angkatan laut di Laut Baltik setelah insiden tersebut. Sementara itu, polisi Swedia masih melakukan penyelidikan kriminal terhadap kerusakan dua kabel telekomunikasi di Laut Baltik bulan lalu, yang melibatkan kapal dari Tiongkok yang berlayar dari Rusia.
Selain itu, polisi Finlandia dan Estonia terus menyelidiki kerusakan tahun lalu pada jaringan gas Balticconnector dan beberapa kabel telekomunikasi, yang melibatkan kapal Tiongkok lainnya yang juga datang dari Rusia.