kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Netflix Beli Warner Bros Discovery US$72 Miliar: Peta Hollywood Berubah


Sabtu, 06 Desember 2025 / 08:52 WIB
Netflix Beli Warner Bros Discovery US$72 Miliar: Peta Hollywood Berubah
ILUSTRASI. Netflix and Warner Bros logos are seen in this illustration taken December 5, 2025. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Warner Bros Discovery setuju menjual studio dan aset streaming ikoniknya kepada Netflix senilai US$72 miliar, sebuah langkah yang akan mengubah peta Hollywood dengan membentuk raksasa media terintegrasi vertikal.

Kesepakatan ini menutup perang penawaran selama berminggu-minggu dengan Paramount Skydance dan Comcast, di tengah industri yang tengah bergolak akibat persaingan makin ketat dan pergeseran agresif menuju streaming saat bisnis TV linear terus melemah.

Baca Juga: Pasar Taruhan Piala Dunia 2026: Spanyol Dominan, AS Jadi Sorotan

Berikut gambaran kinerja sejumlah raksasa media yang beroperasi di industri yang penuh tantangan:

Warner Bros Discovery

  • Pemilik HBO Max dengan katalog besar termasuk “Wonder Woman”, “Harry Potter” dan “Batman”.
  • Studio mencakup Warner Bros Motion Picture Group, DC Studios, dan Warner Bros Television Group.
  • Pendapatan 2024 turun sekitar 5% menjadi $39,32 miliar; pendapatan divisi studio turun 5% menjadi $11,61 miliar.
  • Warner Bros Pictures Animation dikenal sejak era “Looney Tunes” (1930), menghasilkan judul klasik seperti “The Iron Giant”, “The Lego Movie” dan “Happy Feet”.
  • Unit direct-to-consumer (Streaming) — HBO Max dan discovery+ — menambah 2,3 juta pelanggan bersih pada kuartal III, total 128 juta pelanggan global (naik 16% yoy).

Baca Juga: Reaksi Pelatih dan Pemain Usai Undian Grup Piala Dunia 2026

Netflix

  • Pendapatan 2024 naik sekitar 16% menjadi $39 miliar. Total pelanggan mencapai 301,6 juta.
  • Mengandalkan pendapatan dari langganan serta paket beriklan.
  • Konten unggulan mencakup “Stranger Things” dan “KPop Demon Hunters”.
  • Menambah 589 konten Netflix Originals pada 2024, naik hampir 4% dari tahun sebelumnya.

Youtube (Alphabet)

  • Per Maret, memiliki lebih dari 125 juta pelanggan berbayar (termasuk pengguna uji coba gratis).
  • Iklan menyumbang porsi terbesar, yaitu $36 miliar dari total pendapatan Alphabet senilai US$350 miliar pada 2024.
  • Pendapatan iklan kuartal III 2025 mencapai US$10,26 miliar.
  • YouTube TV tumbuh cepat dan menjadi penyedia pay-TV terbesar keempat di AS dengan sekitar 10 juta pelanggan.

Baca Juga: Dolar AS Melemah Saat Pasar Menanti Keputusan The Fed Pekan Depan

Walt Disney

  • Berdiri sejak 1923, kini menaungi Pixar, Lucasfilm, Marvel Studios, Searchlight Pictures, dan 20th Century Studios.
  • Pendapatan total 2024 naik 3% menjadi US$91,36 miliar.
  • Jumlah pelanggan Disney+ dan Hulu mencapai 196 juta pada kuartal IV 2025, naik 12,4 juta YoY.
  • Memiliki franchise besar: “Avengers”, “Guardians of the Galaxy”, “Pirates of the Caribbean”, “Star Wars”.
  • Hingga September 2024, Disney telah merilis 1.100 film live-action dan 100 film animasi.
  • Pada 2019 menyelesaikan akuisisi 21st Century Fox senilai $71 miliar, memperluas portofolio karakter globalnya.

Paramount Global

  • Sebelum merger dengan Skydance, pendapatan 2024 turun 1% menjadi $29,21 miliar.
  • Pendapatan segmen TV Media turun 7% menjadi US$18,78 miliar akibat merosotnya iklan linear dan minimnya event olahraga besar di CBS.
  • Sebaliknya, divisi direct-to-consumer (Paramount+ dan Pluto TV) naik 13% menjadi US$7,63 miliar.
  • Katalog studio mencakup lebih dari 1.200 judul, termasuk “Star Trek”, “The Godfather”, “Mission: Impossible”.
  • Paramount+ menambah 1,4 juta pelanggan pada kuartal III 2025, total 79,1 juta.
  • Perusahaan mempersempit kerugian streaming, mendekati target profitabilitas domestik pada 2025.
  • Paramount setuju membayar US$16 juta untuk menyelesaikan gugatan Presiden AS Donald Trump terkait wawancara “60 Minutes”.

Baca Juga: Harga Emas Naik Jelang Keputusan The Fed, Perak Capai Rekor Baru

Comcast

  • Pemilik NBCUniversal, dengan pendapatan 2024 naik 1,8% menjadi US$123,73 miliar.
  • Layanan streaming Peacock meraih pendapatan US$4,9 miliar dan memiliki 41 juta pelanggan berbayar (Q3 2025).
  • Universal Pictures memiliki katalog lebih dari 6.500 judul, termasuk “Jurassic Park”, “Fast and Furious”, “Minions”, “Jaws” dan “E.T.”
  • Comcast tengah memisahkan saluran kabel NBCUniversal — termasuk USA Network dan CNBC — ke perusahaan baru bernama Versant pada awal tahun depan.

Amazon

  • Prime Video menjadi pilar penting portofolio Amazon, menghadirkan serial hits seperti “The Boys” dan “The Lord of the Rings: The Rings of Power”, serta menawarkan penyewaan dan pembelian film/serial.
  • Pada 2022, Amazon memperkuat ekspansi hiburan dengan mengakuisisi MGM senilai US$8,5 miliar, menambah ribuan film dan episode TV, termasuk franchise “James Bond”.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×