kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Nielsen: Jumlah Iklan Kartu Kredit Turun 24%


Jumat, 10 Oktober 2008 / 14:50 WIB
ILUSTRASI. TAJUK - Ahmad Febrian


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

LOS ANGELES. Nielsen Co kemarin mengeluarkan data baru. Nielsen bilang, para perusahaan kartu kredit bulan lalu ramai-ramai menarik iklannya di berbagai media. Langkah ini diambil menyusul terjadinya krisis finansial terbesar sejak kejadian Great Depression.

Dari data tersebut dapat diketahui, iklan di televisi pada tiga minggu pertama bulan September oleh perusahaan penerbit kartu kredit mengalami penurunan 24% dibanding tahun sebelumnya. Padahal, dua bulan sebelumnya, jumlah iklan kartu kredit meningkat 27%.

“Kebanyakan dari perusahaan kartu kredit besar, termasuk Capital One, Discover, Synovus, Wahington Mutual dan Visa, mengurangi kegiatan beriklan mereka di televisi pada September,” jelas Nielsen. 

Langkah yang diambil oleh para perusahaan kartu kredit tersebut mengikuti kebijakan serupa yang sudah dijalankan sebelumnya oleh perusahaan jasa keuangan lain, termasuk penyalur kredit perumahan dan perusahaan mutual fund. Asal tahu saja, pengeluaran perusahaan kredit perumahan anjlok 54% pada Juli dan Agustus. Sementara, jumlah iklan yang dilakukan oleh perusahaan mutual fund merosot 23%.

Capital One Financial Corp dan beberapa perusahaan pengucur kredit lainnya memilih menggunakan dana untuk menutupi kerugian yang diakibatkan kredit macet.




TERBARU

[X]
×