Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Indeks saham utama Jepang, Nikkei 225 dan Topix, mencetak rekor tertinggi pada perdagangan awal Selasa (10/2/2-26).
Penguatan didorong oleh kinerja laba kuartalan emiten yang solid serta optimisme pasar terhadap kebijakan ekonomi Perdana Menteri Sanae Takaichi setelah kemenangan telaknya dalam pemilu legislatif akhir pekan lalu.
Indeks Nikkei 225 melonjak 2,5% ke level 57.760,09 pada pukul 01.20 GMT. Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas juga mencatat rekor intraday, naik 1,9% ke 3.854,16. Sepanjang tahun ini, Nikkei telah menguat sekitar 12%.
Baca Juga: Harga Minyak Melemah Tipis Selasa (10/2) Pagi: Brent ke US$68,79 & WTI ke US$64,13
Musim laporan keuangan tengah berlangsung di ekonomi terbesar keempat dunia tersebut.
Pasar mendapat sentimen positif dari harapan bahwa kemenangan besar Takaichi akan memuluskan langkah pemerintah untuk mendorong belanja fiskal dan memberikan keringanan pajak guna menopang pertumbuhan ekonomi.
“Setelah koalisi penguasa meraih kemenangan telak dalam pemilu, ekspektasi terhadap kebijakan fiskal yang lebih proaktif meningkat, dan harapan akan dorongan ekonomi mulai menyebar di pasar saham domestik,” ujar Takayuki Miyajima, ekonom senior di Sony Financial Group.
Saham produsen kabel Furukawa Electric hampir menyentuh batas kenaikan harian setelah membukukan kinerja laba yang kuat sehari sebelumnya.
Baca Juga: Dolar Melemah Jelang Data AS Selasa (10/2), Yen Bertahan Usai Pemilu Jepang
Saham perusahaan tersebut melonjak lebih dari 21% dan menjadi penguat terbesar di indeks Nikkei.
Sementara itu, saham perusahaan jasa teknologi informasi NEC naik 7,2% setelah mengumumkan program pembelian kembali saham pada Senin.
SoftBank Group, yang kerap dipandang sebagai barometer sentimen investasi kecerdasan buatan (AI) di Jepang, memberikan kontribusi terbesar terhadap penguatan Nikkei dengan kenaikan 10%.
Lonjakan ini terjadi seiring reli saham teknologi di Amerika Serikat serta menjelang laporan keuangan SoftBank yang dijadwalkan pada Kamis.
Secara keseluruhan, sentimen pasar tampak sangat positif, dengan 188 saham mencatat kenaikan di indeks Nikkei, dibandingkan hanya 36 saham yang melemah.













