kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.837   -32,00   -0,18%
  • IDX 6.152   -20,40   -0,33%
  • KOMPAS100 812   -5,66   -0,69%
  • LQ45 613   -4,10   -0,66%
  • ISSI 211   -0,10   -0,05%
  • IDX30 347   -2,12   -0,61%
  • IDXHIDIV20 423   -3,49   -0,82%
  • IDX80 92   -0,75   -0,81%
  • IDXV30 114   -0,41   -0,36%
  • IDXQ30 110   -1,14   -1,03%

Nikkei Jepang Cetak Rekor Baru Jumat (19/6), Reli Saham AI dan Chip Kian Menggila


Jumat, 19 Juni 2026 / 09:19 WIB
Nikkei Jepang Cetak Rekor Baru Jumat (19/6), Reli Saham AI dan Chip Kian Menggila
ILUSTRASI. Bursa Asia - Nikkei Jepang (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Indeks saham Jepang kembali mencetak rekor tertinggi pada perdagangan Jumat (19/6), didorong reli saham-saham terkait kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor yang mengikuti penguatan tajam sektor chip di Amerika Serikat (AS).

Mengutip Reuters, indeks Nikkei 225 naik 0,78% menjadi 71.608,95 pada pukul 01.38 GMT, setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di level 71.952,99.

Sebaliknya, indeks yang lebih luas, Topix, turun 0,24% ke posisi 4.058,54.

Baca Juga: Damai AS-Iran Mulai Berlaku, Selat Hormuz Kembali Dibuka untuk Kapal Tanker

"Kami melihat investor tidak punya banyak pilihan selain memborong saham-saham terkait chip setelah reli kuat sektor semikonduktor di AS semalam," ujar Kepala Strategi IwaiCosmo Securities, Kazuaki Shimada.

Penguatan bursa Jepang terjadi setelah indeks semikonduktor Philadelphia Semiconductor Index (SOX) melonjak 6,4% pada perdagangan Wall Street.

Kenaikan tersebut dipimpin oleh saham Intel yang melesat 10,6% dan mencetak rekor tertinggi baru.

Sentimen positif juga datang setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Apple telah sepakat bekerja sama dengan Intel untuk merancang dan memproduksi chip di Amerika Serikat.

Baca Juga: Harga Minyak Turun Lagi Jumat (19/6): Brent ke US$ 78,31 & WTI ke US$ 76,14

Di Jepang, saham pemasok Intel, Ibiden Co Ltd, sempat melonjak hingga 5% sebelum memangkas kenaikan dan ditutup menguat 1,11%.

Sementara itu, saham Fujikura Ltd tidak diperdagangkan sementara akibat membeludaknya antrean beli setelah perusahaan produsen kabel serat optik tersebut menaikkan proyeksi laba bersih tahunannya menjadi 229 miliar yen (US$ 1,42 miliar).

Sebelumnya, Fujikura hanya memperkirakan laba bersih sebesar 156 miliar yen, sedikit di bawah capaian tahun lalu yang mencapai 157,1 miliar yen.

"Kenaikan proyeksi laba Fujikura cukup mengejutkan ketika pasar justru mulai berhati-hati terhadap prospek perusahaan kabel serat optik," kata Shimada.

Saham perusahaan sejenis, Furukawa Electric, melonjak hingga 15%.

Baca Juga: BHP dan Rio Tinto Terpukul Jumat (19/6), Bursa Australia Loyo di Akhir Pekan

Di sisi lain, saham perusahaan investasi teknologi SoftBank Group naik 3,25%, sedangkan produsen peralatan pengujian chip Advantest Corp menguat 4,19%.

Meski demikian, analis menilai penguatan Nikkei mulai menghadapi risiko aksi ambil untung karena reli yang berlangsung terlalu cepat dalam beberapa pekan terakhir.

Strategis ekuitas Nomura Securities, Wataru Akiyama, mengatakan posisi Nikkei pada penutupan perdagangan sebelumnya sudah sekitar 9% di atas rata-rata pergerakan 25 harinya, yang mengindikasikan kondisi pasar mulai mengalami overheating.

Sementara itu, saham sektor perbankan menjadi penekan utama indeks Topix. Saham Mitsubishi UFJ Financial Group dan Mizuho Financial Group masing-masing turun hampir 3%.




TERBARU

[X]
×