kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

UEFA Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham ke Investor Swasta


Kamis, 30 Juli 2026 / 23:19 WIB
UEFA Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham ke Investor Swasta
ILUSTRASI. FIFA - Piala Dunia (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Asosiasi-asosiasi sepak bola anggota UEFA sepakat memboikot Piala Dunia dan seluruh kompetisi FIFA selama badan sepak bola dunia itu masih mempertahankan rencana menjual sebagian kepemilikan unit komersialnya kepada investor eksternal.

Keputusan tersebut diambil secara bulat dalam pertemuan virtual yang digelar pada Kamis (30/7/2026), demikian pernyataan resmi UEFA.

Baca Juga: Iran Protes Bulgaria atas Penggunaan Pangkalan Bezmer oleh Militer AS

Sebelumnya, pada Selasa (28/7), FIFA mengumumkan rencana membentuk anak usaha komersial senilai US$ 20 miliar yang akan mengelola Piala Dunia dan berbagai turnamen internasional lainnya.

FIFA berencana melepas hingga 20% saham entitas tersebut kepada investor eksternal.

UEFA menegaskan tidak akan mengirimkan tim nasional anggotanya untuk mengikuti kompetisi FIFA selama proposal tersebut masih berlaku.

"Tidak ada tim nasional anggota UEFA yang akan berpartisipasi dalam kompetisi FIFA selama proposal ini masih ada, kecuali proposal tersebut dibatalkan sepenuhnya dan terdapat jaminan yang mengikat bahwa FIFA tidak akan lagi membuka tata kelola maupun kompetisinya kepada kepemilikan swasta," tulis UEFA dalam pernyataannya.

UEFA menilai, Piala Dunia bukanlah aset investasi yang dapat diperjualbelikan.

Baca Juga: BP Bakal Pangkas 700 Karyawan Non-Frontline demi Tingkatkan Profitabilitas

"Piala Dunia tidak boleh diperlakukan sebagai produk investasi. Turnamen ini merupakan salah satu warisan olahraga terbesar dalam sepak bola, yang dibangun selama beberapa generasi oleh para pemain, tim nasional, dan pendukung dari seluruh dunia," lanjut pernyataan tersebut.

UEFA juga menegaskan bahwa tidak ada bagian dari Piala Dunia yang seharusnya diserahkan kepada investor swasta.

"Piala Dunia tidak untuk dijual," tegas UEFA.

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) turut mendukung langkah tersebut.

Juru bicara FA mengatakan organisasinya "berdiri bahu-membahu dengan rekan-rekan di Eropa" dalam menolak rencana FIFA.

Penolakan terhadap proposal FIFA juga datang dari Asian Football Confederation (AFC) dan Confederation of North, Central America and Caribbean Association Football (CONCACAF).

Baca Juga: Inflasi AS Melandai ke 3,7% pada Juni, Konflik Timur Tengah Jadi Ancaman Baru

Kedua konfederasi sebelumnya menyatakan keberatan karena tidak dilibatkan dalam proses penyusunan rencana tersebut.

Di tengah polemik ini, FIFA dijadwalkan menggelar Piala Dunia Wanita 2027 di Brasil. Selain itu, badan sepak bola dunia tersebut juga akan menyelenggarakan edisi perdana Piala Dunia U-15 di Azerbaijan pada Oktober mendatang.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×