kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45974,33   -17,61   -1.78%
  • EMAS991.000 0,71%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Omicron Menyebar dengan Cepat di Italia, Sumbang 28% dari Total Kasus


Kamis, 23 Desember 2021 / 21:09 WIB
Omicron Menyebar dengan Cepat di Italia, Sumbang 28% dari Total Kasus
ILUSTRASI. Warga yang memakai masker berjalan di dekat potret di tengah pandemi Covid-19 di Milan, Italia, Minggu (28/11/2021). Varian Omicron yang sangat menular menyebar dengan cepat di Italia REUTERS/Flavio Lo Scalzo.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - MILAN. Omicron yang sangat menular menyebar dengan cepat di Italia, Institut Kesehatan Nasional (ISS) mengatakan pada Kamis (23/12), merilis data awal dari survei kilat yang menunjukkan varian itu menyumbang 28% kasus pada 20 Desember.

Survei sebelumnya menunjukkan, varian Omicron hanya 0,19% dari total kasus pada 6 Desember.

Perbandingan dua laporan menunjukkan waktu penggandaan varian adalah sekitar dua hari, sejalan dengan pola yang sudah ditemukan di negara-negara Eropa lainnya, ISS mengungkapkan.

"Meskipun hasilnya masih awal, perkiraan tersebut menegaskan kecepatan besar difusi varian, yang akan menjadi dominan dalam waktu singkat," kata Presiden ISS Silvio Brusaferro, seperti dikutip Reuters.

ISS memberikan data tersebut kepada Pemerintah Italia pada Kamis pagi. Pertemuan Kabinet pada Kamis kemungkinan akan memutuskan tentang langkah-langkah baru untuk mengatasi pandemi di negeri piza.

Baca Juga: FDA Beri Izin Penggunaan Darurat Pengobatan Pertama untuk Covid-19 dalam Bentuk Pil

Analisis ISS tersebut berdasarkan sekitar 2.000 swab yang dikumpulkan di 18 wilayah Italia, dan hasil akhir akan mereka publikasikan pada 29 Desember nanti. ISS menambahkan survei kilat baru akan mereka lakukan pada 3 Januari 2022.

Kantor Perdana Menteri Italia pada Kamis menyebutkan, pemerintah berencana memperketat pembatasan untuk mencoba mengekang peningkatan tajam kasus Covid-19, termasuk kewajiban memakai masker di luar ruangan lagi.

Selain itu, pemerintah juga mempertimbangkan untuk menutup diskotik dan klub hingga Malam Tahun Baru.

Italia, negara Barat pertama yang dilanda pandemi Covid-19 awal tahun lalu, telah melihat peningkatan kasus dan kematian dalam beberapa pekan terakhir. Tapi, beban kasus harian tetap jauh di bawah beberapa negara Eropa lainnya, seperti Inggris dan Jerman.

Italia melaporkan 146 kematian akibat virus corona pada Rabu (22/12) dibandingkan dengan 153 sehari sebelumnya. Sementara angka kasus harian Covid-19 naik menjadi 36.293 dari 30.798.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×