kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Otoritas Karet Malaysia kembangkan investasi ke My


Senin, 24 September 2012 / 18:19 WIB
ILUSTRASI. Petugas menaksir nilai emas nasabah di gerai Pegadaian, Tangerang Selatan, Kamis (10/6). KONTAN/Carolus Agus Waluyo/10/6/2021.


Sumber: Bernama |

ALOR GAJAH. Otoritas karet Malaysia, Rubber Industry Smallholders Development Authority (RISDA) berencana untuk mengembangkan bisnis ke luar negeeri. Mereka akan berinvestasi pembangunan kebun karet di Myanmar dan Laos.

Pimpinan RISDA Tan Sri Rahim Tamby Chik mengatakan pemilihan kedua negara ini lantaran ketersediaan cadangan tanah yang mencukupi. Di sana, selain membuat perkebunan karet baru, Rahim menyebut RISDA bisa mengambil alih program penanaman kembali karet yang sudah ada.

Investasi di kedua negara tersebut mencakup pasokan teknologi dan berbagi pengalaman. "Industri perkebunan karet yang dijalani RISDA sudah berlangsung 40 tahun di Malaysia," kata Rahim, seperti dikutip dari BERNAMA, Senin (24/9).

Modal kerjasama dua pihak seperti ini tak cuma untuk meningkatkan peluang investasi dan pendapatan RISDA. Kerjasama ini bisa meningkatkan persaudaraan dan menjadi bentuk kolaborasi ekonomi antar negara-negara di Asia Tenggara untuk mengurangi kemiskinan.

Rahim menyebut upaya konkret investasi ini akan segera dilakukan. Dia sudah menugaskan dua anak usaha RISDA, Estet Pekebun Kecil Sdn Bhd dan Risda Plantation Sdn Bhd, untuk mengunjungi kedua negara tersebut pada 15 Oktober nanti. Keduanya akan mengeksplorasi kemungkinan investasi di sana.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×