kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Panas, Rusia dan AS saling tuduh telah melanggar perjanjian mata-mata Open Skies


Sabtu, 23 Mei 2020 / 04:25 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

Ketidaksepakatan antara kedua kekuatan besar ini memburuk pada saat Washington mempertimbangkan apakah akan setuju untuk memperpanjang perjanjian START Baru 2019.

Ryabkov mengatakan usulan Washington untuk menarik diri dari perjanjian mata-mata Open Skies mencerminkan keputusan AS untuk menarik diri dari Perjanjian Nuklir Jangka Menengah dengan Rusia pada Agustus 2019.

Baca Juga: Tak cuma di Indonesia, ribuan warga Malaysia juga ngotot mudik meski dilarang

"Runtuhnya perjanjian itu, dalam banyak hal kunci untuk stabilitas strategis, adalah fase lain dalam pembongkaran Amerika terhadap arsitektur keamanan internasional," kata Ryabkov.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×