kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Panas, Rusia dan AS saling tuduh telah melanggar perjanjian mata-mata Open Skies


Sabtu, 23 Mei 2020 / 04:25 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

Ketidaksepakatan antara kedua kekuatan besar ini memburuk pada saat Washington mempertimbangkan apakah akan setuju untuk memperpanjang perjanjian START Baru 2019.

Ryabkov mengatakan usulan Washington untuk menarik diri dari perjanjian mata-mata Open Skies mencerminkan keputusan AS untuk menarik diri dari Perjanjian Nuklir Jangka Menengah dengan Rusia pada Agustus 2019.

Baca Juga: Tak cuma di Indonesia, ribuan warga Malaysia juga ngotot mudik meski dilarang

"Runtuhnya perjanjian itu, dalam banyak hal kunci untuk stabilitas strategis, adalah fase lain dalam pembongkaran Amerika terhadap arsitektur keamanan internasional," kata Ryabkov.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×