kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Panglima Militer Ukraina Akan Perkuat Pasukan di Garis Depan Timur


Jumat, 29 November 2024 / 19:26 WIB
Panglima Militer Ukraina Akan Perkuat Pasukan di Garis Depan Timur
ILUSTRASI. Tentara Ukraina menyiapkan peluru meriam sebelum menembakkannya ke arah posisi pasukan Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di wilayah Donetsk, Ukraina 1 Januari 2023. REUTERS/Anna Kudriavtseva


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - KYIV. Panglima tertinggi militer Ukraina, Oleksandr Syrskyi, berjanji akan memperkuat pasukan di garis depan timur dengan tambahan cadangan, amunisi, dan peralatan.

Pernyataan ini disampaikan setelah kunjungannya ke dua lokasi strategis yang dikuasai Ukraina di wilayah Donetsk.  

Dalam beberapa pekan terakhir, pasukan Rusia mencatat kemajuan signifikan di Donetsk, dengan Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah merebut dua permukiman baru. Klaim ini menunjukkan laju terkuat Rusia sejak awal invasi pada 2022.  

Baca Juga: Trump Ingin Bertemu Kim, Kim Bilang Hal Itu Tidak akan Terjadi

Meski demikian, Syrskyi menegaskan bahwa pasukan Ukraina terus bertahan. 

"Berdasarkan hasil kerja, semua keputusan yang diperlukan telah dibuat untuk memperkuat unit-unit dengan cadangan, amunisi tambahan, senjata, dan peralatan militer," ujar Syrskyi melalui aplikasi Telegram.  

Ia menambahkan pihaknya terus menahan musuh dan menimbulkan kerugian besar dalam hal tenaga kerja dan peralatan mereka.

Baca Juga: Makin Panas, Rusia Bakal Membalas Jika AS Menempatkan Rudal di Jepang

Sementara itu, konflik Ukraina-Rusia memasuki fase kritis. Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengancam akan menyerang "pusat-pusat pengambilan keputusan" Ukraina menggunakan rudal balistik sebagai tanggapan atas serangan Kyiv yang menggunakan rudal bantuan Barat.  




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×