kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Pasca gagal akuisisi Bank Permata, Sumitomo Mitsui tengah mengincar bank lain


Rabu, 23 Desember 2020 / 14:35 WIB
ILUSTRASI. A man walks past a sign board of Sumitomo Mitsui Banking Corporation, part of Sumitomo Mitsui Financial Group Inc (SMFG) outside its branch in Tokyo, Japan, January 27, 2017. REUTERS/Toru Hanai


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

Sementara saingan yang lebih besar Mitsubishi UFJ Financial Group Inc. baru-baru ini mengatakan fase akuisisi telah berakhir setelah menghabiskan sekitar US$ 15 miliar untuk membeli bank-bank di Indonesia, Thailand, Vietnam dan Filipina. 

Mizuho Financial Group Inc. juga telah mengindikasikan kurangnya minat untuk membeli bank-bank Asia dengan cabang fisik.

Informasi saja, setahun yang lalu, Sumitomo Mitsui gagal dalam penawaran PT Bank Permata Indonesia, yang kini telah diakuisisi oleh Bangkok Bank Pcl. “Sangat menyakitkan melewatkan Permata. kami sedang memikirkan langkah selanjutnya,” ujar Ohta. 

Baca Juga: Bank Indonesia dan Bank of Thailand perkuat kerja sama penggunaan mata uang lokal
 
Tapi Sumitomo Mitsui sudah memiliki PT Bank BTPN. Target ke depan, Sumitomo akan berusaha memasuki industri di India. Meski saat ini kondisi perbankan di India sedang suram karena tingkat kredit macet yang tinggi, tapi Ohta melihat potensi pertumbuhan jangka panjang. 

Sumitomo yang memiliki 15% saham bank di Eximbank of Vietnam juga membuka diri untuk bisa mengakuisisi bank lain di negara itu. 




TERBARU

[X]
×