kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.808   -20,00   -0,12%
  • IDX 8.111   78,76   0,98%
  • KOMPAS100 1.144   12,52   1,11%
  • LQ45 828   7,21   0,88%
  • ISSI 287   3,69   1,30%
  • IDX30 431   4,56   1,07%
  • IDXHIDIV20 516   3,58   0,70%
  • IDX80 128   1,36   1,07%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,94   0,67%

Pasca gempa 7,7 SR, Australia dan Selandia Baru cabut peringatan tsunami


Kamis, 11 Februari 2021 / 08:39 WIB
Pasca gempa 7,7 SR, Australia dan Selandia Baru cabut peringatan tsunami
ILUSTRASI. Gempa yang terjadi bawah laut dengan kekuatan 7,7 skala Richter melanda kawasan Pasifik Selatan pada Kamis (11/2/2021). ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/kye/17.


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Gempa itu merupakan gempa susulan dari tiga gempa lain di wilayah tersebut dengan kekuatan mulai dari 5,7 hingga 6,1 dalam rentang waktu lebih dari satu jam.

John Ristau, seismolog dari GNS Science yang berbasis di Selandia Baru, mengatakan kepada The AM Show NewsHub, tidak ada laporan kerusakan di dekat episentrum di Kaledonia Baru.

“Jika ada, kemungkinan besar kerusakan akan minimal,” katanya. 

Dia menambahkan bahwa gempa Kamis pagi dapat memicu lebih banyak gempa.

Sistem Peringatan Tsunami AS mengatakan pengawasan tsunami berlaku untuk Samoa Amerika dan menyebutkan potensi tsunami di wilayah lain termasuk Vanuatu, Fiji dan Selandia Baru.

"Gelombang mencapai tingkat 1 meter (3,3 kaki) di atas permukaan air pasang normal mungkin terjadi di beberapa daerah pantai," tambahnya.

Selanjutnya: Bukan hal misterius, ini penyebab dentuman di Malang Selasa (2/2) menurut BMKG




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×