Pasukan Militer Rusia Meluncurkan Serangan Rudal ke Ukraina Utara

Jumat, 29 Juli 2022 | 15:36 WIB Sumber: Al Jazeera
Pasukan Militer Rusia Meluncurkan Serangan Rudal ke Ukraina Utara

ILUSTRASI. Pasukan Rusia telah meluncurkan serangan rudal di wilayah Kyiv untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu. REUTERS/Stanislav Yurchenko

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasukan Rusia telah meluncurkan serangan rudal di wilayah Kyiv untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu dan juga menggempur wilayah utara Chernihiv, yang disebut Ukraina sebagai balas dendam karena menentang Kremlin.

Pejabat Ukraina, sementara itu, mengumumkan serangan balasan untuk merebut kembali wilayah Kherson yang diduduki di selatan negara itu, wilayah yang direbut oleh pasukan Rusia di awal perang.

Rusia menyerang wilayah Kyiv dengan enam rudal yang diluncurkan dari Laut Hitam, menghantam sebuah unit militer di desa Liutizh di pinggiran ibukota, menurut Oleksii Hromov, seorang pejabat senior di Staf Umum Ukraina.

Baca Juga: Pemangkasan Pasokan Gas Rusia ke Eropa Memicu Ketakutan Keamanan Energi di Asia

Dia mengatakan bahwa serangan itu menghancurkan satu bangunan dan merusak dua lainnya, dan pasukan Ukraina juga menembak jatuh salah satu rudal di kota Bucha.

Lima belas orang terluka dalam serangan Rusia, lima di antaranya warga sipil, kata gubernur regional Kyiv Oleksiy Kuleba.

Kuleba mengaitkan serangan itu dengan Hari Kenegaraan, sebuah peringatan yang dilembagakan oleh Presiden Volodymyr Zelenskyy tahun lalu dan ditandai oleh Ukraina pada hari Kamis.

“Rusia, dengan bantuan rudal, melakukan pembalasan atas perlawanan rakyat yang meluas, yang dapat diorganisir oleh Ukraina justru karena kenegaraan mereka,” kata Kuleba kepada televisi Ukraina. 

Gubernur wilayah Chernihiv Vyacheslav Chaus melaporkan bahwa Rusia juga menembakkan rudal dari wilayah Belarus ke desa Honcharivska. Wilayah Chernihiv tidak menjadi sasaran dalam beberapa minggu.

Baca Juga: Ukraina Mengebom Pasukan Rusia di Selatan, Rudal Moskow Hantam Pinggiran Kyiv

Pasukan Rusia menarik diri dari wilayah Kyiv dan Chernihiv beberapa bulan lalu setelah gagal menangkap keduanya.

Serangan baru datang sehari setelah pemimpin separatis pro-Kremlin di timur, Denis Pushilin, mendesak pasukan Rusia untuk “membebaskan kota-kota Rusia yang didirikan oleh rakyat Rusia – Kyiv, Chernihiv, Poltava, Odesa, Dnipropetrovsk, Kharkiv, Zaporizhzhia, Lutsk .”

Editor: Handoyo .

Terbaru