Ukraina Mengebom Pasukan Rusia di Selatan, Rudal Moskow Hantam Pinggiran Kyiv

Jumat, 29 Juli 2022 | 10:10 WIB Sumber: Reuters
Ukraina Mengebom Pasukan Rusia di Selatan, Rudal Moskow Hantam Pinggiran Kyiv

ILUSTRASI. Kendaraan yang hancur terlihat di dekat sebuah monumen di lokasi serangan militer Rusia. Ukraina Mengebom Pasukan Rusia di Selatan, Rudal Moskow Hantam Pinggiran Kyiv.

KONTAN.CO.ID -  KYIV. Ukraina meningkatkan serangan baliknya terhadap pasukan Rusia di selatan, sementara Moskow mengebom pinggiran Kyiv untuk pertama kalinya dalam beberapa pekan ketika konflik terbesar Eropa sejak Perang Dunia Kedua berlarut-larut tanpa akhir yang terlihat.

Gubernur regional Kyiv, Oleksiy Kuleba, mengatakan di Telegram, terdapat lima belas orang yang terluka ketika rudal Rusia menghantam instalasi militer di distrik Vyshhorod di tepi ibukota Ukraina pada hari Kamis.

Sirene serangan udara meraung saat Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy berpidato di depan parlemen bersama Presiden Lituania Gitanas Nauseda yang sedang berkunjung, saat Ukraina menandai Hari Kenegaraan Ukraina dengan hari libur umum untuk pertama kalinya pada Kamis.

Baca Juga: Mengejutkan! Lebih dari 75.000 Tentara Rusia Tewas atau Terluka dalam Perang Ukraina

“Tidak masalah dengan apa yang Rusia lakukan untuk mengancam kita; apakah itu sirene serangan udara atau yang lainnya, yang penting adalah kita membuat negara lain jatuh cinta dengan ketegasan Ukraina kita,” kata Zelenskiy.

Serangan itu menghancurkan rasa normal yang telah kembali hidup di Kyiv sejak pasukan Rusia mengabaikan upaya untuk merebut kota itu pada minggu-minggu pertama perang, dalam menghadapi perlawanan sengit dari Ukraina.

Lebih dari 10 rudal Rusia juga menghantam wilayah Chernihiv di timur laut Kyiv, kata Gubernur regional Vyacheslav Chausov kepada TV Ukraina. Seperti Kyiv, Chernihiv tidak menjadi sasaran selama berminggu-minggu.

Baca Juga: Alarm Kehancuran Pasar Saham dan 10 Kutipan Terbaik Investor Veteran Jim Rogers

“Ini adalah Rusia yang menawarkan salam pada Hari Kedaulatan Negara Ukraina,” katanya, seraya menambahkan ada kekhawatiran tentang operasi darat fase kedua oleh musuh.

 

Editor: Noverius Laoli

Terbaru