kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.098   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.912   -0,69   -0,01%
  • KOMPAS100 769   -0,53   -0,07%
  • LQ45 587   -0,64   -0,11%
  • ISSI 203   0,15   0,07%
  • IDX30 332   -0,64   -0,19%
  • IDXHIDIV20 411   -0,46   -0,11%
  • IDX80 88   -0,06   -0,07%
  • IDXV30 111   0,29   0,26%
  • IDXQ30 107   -0,36   -0,34%

Paul Grewal Tinggalkan Coinbase, Bagaimana Nasib Regulasi Kripto?


Jumat, 10 Juli 2026 / 07:58 WIB
Paul Grewal Tinggalkan Coinbase, Bagaimana Nasib Regulasi Kripto?
ILUSTRASI. Altcoin crypto (Jakub Porzycki/NurPhoto via REUTERS)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Industri kripto Amerika Serikat memasuki babak baru setelah Paul Grewal mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Chief Legal Officer (CLO) Coinbase.

Selama enam tahun terakhir, Grewal dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam perjuangan industri aset kripto menghadapi regulator sekaligus mendorong lahirnya aturan yang lebih jelas di Amerika Serikat.

Melalui unggahan di akun X miliknya, Grewal mengumumkan bahwa dirinya akan meninggalkan Coinbase.

"Setelah membantu membawa perusahaan melantai di bursa, menghadapi SEC dan menang, memindahkan domisili perusahaan dari Delaware ke Texas, ikut memperjuangkan CLARITY menjadi undang-undang, dan masih banyak lagi, kini saatnya saya memulai petualangan baru," tulis Grewal.

Baca Juga: Ancaman Baru untuk Bitcoin, Komputer Kuantum Bisa Bobol Dompet Kripto

Sosok di Balik Pertarungan Coinbase vs SEC

Nama Paul Grewal semakin dikenal setelah memimpin tim hukum Coinbase menghadapi gugatan Securities and Exchange Commission (SEC) pada 2023.

Saat itu, SEC menuduh Coinbase melanggar aturan karena memfasilitasi perdagangan sejumlah aset kripto yang dinilai seharusnya didaftarkan sebagai sekuritas.

Reuters menyebut bahwa kasus tersebut menjadi salah satu pertarungan hukum terbesar dalam sejarah industri kripto Amerika Serikat. Banyak pihak menilai hasil perkara itu akan menentukan arah regulasi aset digital di masa depan.

Gugatan tersebut akhirnya dicabut oleh SEC pada tahun lalu. Keputusan itu dipandang sebagai kemenangan besar bagi Coinbase.

Selain menghadapi SEC, Grewal juga aktif berdialog dengan pembuat kebijakan di Washington untuk mendorong regulasi yang lebih jelas bagi industri aset digital.

Salah satu fokusnya adalah Clarity Act, RUU yang bertujuan menetapkan pembagian kewenangan regulator sekaligus menciptakan kepastian hukum bagi perusahaan kripto.

Setelah sempat tertunda akibat perbedaan pandangan antara industri kripto dan sektor perbankan, pembahasannya kembali bergerak maju usai lolos dari komite penting Senat pada Mei lalu.

Baca Juga: Bitcoin-Ethereum Kehilangan Momentum, Citi Turunkan Proyeksi 12 Bulan

Bagaimana Nasib Regulasi Kripto?

Coinbase menunjuk Molly Abraham, yang sebelumnya menjabat Vice President of Legal, sebagai General Counsel menggantikan Grewal.

Molly Abraham menilai fondasi hukum yang telah dibangun Grewal selama enam tahun terakhir menjadi modal penting bagi Coinbase untuk melanjutkan ekspansi bisnis sekaligus menghadapi fase baru perkembangan regulasi kripto di Amerika Serikat.

"Apa yang paling membuat saya bersemangat pada babak berikutnya adalah kami bisa fokus membangun berbagai produk karena jalan tersebut sudah dibuka oleh Paul Grewal," ujar Abraham, seperti dikutip Reuters.

Sementara itu, Ryan VanGrack diangkat menjadi Vice Chair sekaligus Head of Corporate Affairs. Dalam jabatan barunya, ia akan bekerja langsung dengan CEO Coinbase Brian Armstrong.

VanGrack mengatakan Coinbase akan terus berupaya membuka jalan bagi peluncuran produk baru, memperluas operasional ke lebih banyak yurisdiksi, serta mempererat kerja sama dengan pemerintah dan mitra bisnis.

Di sisi lain, Coinbase juga terus menjalankan ambisinya menjadi "everything exchange".

Perusahaan tidak lagi hanya berfokus pada perdagangan aset kripto, tetapi juga mulai mengembangkan layanan perdagangan saham, pasar prediksi, hingga berbagai produk investasi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga: Ribuan Investor Gugat Binance, Apa Itu Derivatif Kripto yang Dipersoalkan?




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×