kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Paus Leo Sentil Pengobar Perang: Mereka Pencuri Masa Depan Dunia!


Senin, 27 April 2026 / 04:16 WIB
Paus Leo Sentil Pengobar Perang: Mereka Pencuri Masa Depan Dunia!
ILUSTRASI. Paus Leo lantang menyebut pihak pengobar perang sebagai 'pencuri' yang merampas masa depan. (dok/Vatikan News)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pada Minggu (26/4/2026), Paus Leo menggambarkan pihak-pihak yang mengobarkan perang dan mengambil alih sumber daya bumi sebagai “pencuri” yang merampas masa depan dunia yang damai.

Ia juga mengeluarkan peringatan mengenai penggunaan energi nuklir pada peringatan tragedi kecelakaan reaktor Chornobyl.

Ukraina pada Minggu memperingati 40 tahun bencana nuklir terburuk di dunia tersebut, di tengah kekhawatiran yang masih tersisa bahwa perang Rusia yang telah berlangsung selama empat tahun dapat memicu terulangnya tragedi serupa.

Dalam pidato mingguannya setelah doa Angelus, Paus mengatakan kecelakaan Chornobyl telah meninggalkan jejak mendalam dalam kesadaran kolektif umat manusia.

“Peristiwa itu tetap menjadi peringatan tentang penggunaan teknologi yang semakin kuat,” ujar Paus, yang baru saja kembali dari tur selama 10 hari ke empat negara Afrika, seperti yang dikutip Reuters.

Baca Juga: Trump Bicara dengan Putin dan Zelenskiy, Sebut Kebencian Keduanya “Gila”

“Saya berharap di semua tingkat pengambilan keputusan, kebijaksanaan dan tanggung jawab selalu menang, agar tenaga atom dapat selalu digunakan untuk mendukung kehidupan dan perdamaian,” tambahnya.

Mengomentari Injil pada hari itu, yang memuat metafora tentang pencuri domba, Paus Leo mengatakan pencuri bisa muncul dalam banyak bentuk. Ia menyebut beberapa contohnya seperti “gaya hidup dangkal yang didorong oleh konsumerisme”, prasangka, serta gagasan-gagasan yang keliru.

“Dan jangan lupa juga para pencuri yang, dengan menjarah sumber daya bumi, dengan mengobarkan perang berdarah atau menyuburkan kejahatan dalam bentuk apa pun, sesungguhnya sedang merampas dari kita semua kesempatan untuk memiliki masa depan yang damai dan tenteram,” ujarnya.

Tonton: Deadlock Iran-AS, Trump Batalkan Kunjungan Utusan ke Islamabad

Leo, Paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat, telah memicu kemarahan Presiden Donald Trump setelah semakin vokal mengkritik perang dan pemerintahan despotik.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU

[X]
×