kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.012.000   68.000   2,31%
  • USD/IDR 16.905   -13,00   -0,08%
  • IDX 8.272   -2,31   -0,03%
  • KOMPAS100 1.164   0,60   0,05%
  • LQ45 835   1,00   0,12%
  • ISSI 295   -1,17   -0,39%
  • IDX30 437   0,09   0,02%
  • IDXHIDIV20 522   2,39   0,46%
  • IDX80 130   0,02   0,01%
  • IDXV30 143   -0,62   -0,43%
  • IDXQ30 140   0,46   0,33%

Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Ukraina Tak Bisa Ditunda Lagi


Minggu, 22 Februari 2026 / 21:32 WIB
Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Ukraina Tak Bisa Ditunda Lagi
Paus Leo XIV mengadakan audiensi umum di Lapangan Santo Petrus di Vatikan. (REUTERS/Remo Casilli)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - VATIKAN. Paus Leo XIV menyerukan agar perdamaian di Ukraina segera diwujudkan dan tidak terus ditunda. 

Seruan itu disampaikan di tengah upaya Amerika Serikat (AS) yang masih berliku untuk memediasi kesepakatan antara Moskow dan Kyiv, sementara konflik bersenjata telah memasuki tahun keempat.

Dalam pidato mingguan di hadapan para peziarah di Lapangan Santo Petrus usai doa Minggu, Paus menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi kemanusiaan yang kian memburuk. 

"Hati saya kembali tertuju pada situasi dramatis yang bisa dilihat semua orang," ujarnya. 

Baca Juga: Wawancara Perdana, Paus Leo XIV Kritik Kesenjangan Gaji CEO dan Pekerja

Ia menyoroti banyaknya korban jiwa, kehidupan dan keluarga yang hancur, serta penderitaan yang tak terucapkan.

Paus menegaskan, perdamaian adalah kebutuhan mendesak. "Perdamaian tidak bisa ditunda. Ini kebutuhan yang mendesak, yang harus mendapat tempat di hati dan diterjemahkan menjadi keputusan yang bertanggung jawab," katanya.

Di sisi lain, pertempuran masih berlanjut. Militer Ukraina dan pejabat setempat melaporkan bahwa Rusia melancarkan serangan terbaru menggunakan drone serta rudal balistik dan jelajah pada Minggu dini hari. 

Rusia diketahui melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina sejak 24 Februari 2022.

Upaya mediasi yang dipimpin Amerika Serikat sejauh ini berjalan lambat. Moskow menuntut Kyiv menarik pasukan dari sebagian wilayah Donbas timur yang masih dikuasai Rusia, tuntutan yang ditolak Ukraina.

Baca Juga: Paus Leo XIV Soroti Konflik Timur Tengah dan Serukan Dialog

Menutup pesannya, Paus menyebut perang sebagai luka yang ditimpakan pada seluruh keluarga manusia, yang meninggalkan jejak kematian, kehancuran, dan penderitaan panjang lintas generasi.

Selanjutnya: Dupoin Pacu Transformasi Teknologi di 2026

Menarik Dibaca: Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/2)




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×