kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

PBB: Menghentikan Bantuan ke Suriah Bisa Memicu Bencana


Rabu, 06 Juli 2022 / 14:17 WIB
ILUSTRASI. Bendera nasional bergambar Presiden Suriah Bashar al-Assad berkibar di sebuah pos pemeriksaan di Douma, di pinggiran timur Damaskus, Suriah, 10 Maret 2021. REUTERS/Omar Sanadiki.


Sumber: The Straits Times | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pandangan Rusia itu dianggap akan membatasi visibilitas jangka panjang bagi PBB dan banyak LSM yang telah bekerja di Suriah selama masa konflik. Rusia pun dapat menggunakan hak vetonya untuk memblokir perpanjangan izin pengiriman bantuan.

Bagi Cutts, kegagalan dalam memperbarui resolusi ini bisa mendorong lahirnya bencana di negara yang telah hancur tersebut. Bahkan, PBB pun mengakui sudah tidak ada alternatif yang tersedia saat ini yang dapat menggantikan peran PBB dengan level yang sama.

PBB melaporkan, kebutuhan Suriah akan bantuan kemanusiaan kini telah ada di level tertinggi sejak 2011, tahun awal konflik yang telah menewaskan hampir setengah juta orang.

OCHA mengatakan, ada sekitar 13,4 juta orang di seluruh Suriah membutuhkan bantuan tahun lalu, naik dari 11,1 juta pada 2020.

Wilayah barat laut yang dikuasai pemberontak Suriah telah menjadi tempat tinggal bagi lebih dari empat juta orang yang sebagian besar terlantar dan hidup dalam kemiskinan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×