CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pekerja Boeing Divisi Pertahanan St. Louis Akan Mogok Mulai Senin (4/8)


Senin, 04 Agustus 2025 / 05:45 WIB
Pekerja Boeing Divisi Pertahanan St. Louis Akan Mogok Mulai Senin (4/8)
ILUSTRASI. Para pekerja Boeing yang merakit jet tempur di kawasan St. Louis, Amerika Serikat, akan melakukan aksi mogok mulai Senin (4/8/2025) tengah malam waktu setempat. REUTERS/Benoit Tessier/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - ST. LOUIS. Para pekerja Boeing yang merakit jet tempur di kawasan St. Louis, Amerika Serikat, akan melakukan aksi mogok mulai Senin (4/8/2025) tengah malam waktu setempat.

Aksi ini dilakukan setelah serikat pekerja International Association of Machinists and Aerospace Workers (IAM) menolak tawaran kontrak terbaru dari Boeing.

Baca Juga: Dipimpin CEO Baru, Penjualan Boeing Terbang di Atas Ekspektasi

"IAM District 837 layak mendapatkan kontrak yang mencerminkan keahlian, dedikasi, dan peran krusial mereka dalam pertahanan nasional," ujar Tom Boelling, perwakilan bisnis IAM, dalam pernyataan resminya.

Boeing mengaku siap menghadapi aksi mogok ini.

"Kami telah menyiapkan rencana kontinjensi secara penuh," kata Dan Gillian, Vice President and General Manager Boeing Air Dominance, dalam pernyataan tertulis kepada Reuters.

Ia menyayangkan keputusan penolakan kontrak tersebut.

"Kami kecewa karena para karyawan di St. Louis menolak tawaran yang mencakup rata-rata kenaikan upah sebesar 40%," ujarnya.

Baca Juga: Soal Pembelian Pesawat Boeing dari AS, Rosan: Sudah Terkirim 1, Sisa 49 Lagi!

Tawaran awal Boeing mencakup kenaikan gaji umum sebesar 20% dalam empat tahun, bonus penandatanganan kontrak (ratifikasi) sebesar US$ 5.000, serta tambahan cuti tahunan dan cuti sakit. Namun, serikat pekerja menilai tawaran itu belum memadai.

Pekan lalu, Boeing mengajukan tawaran baru dengan beberapa perubahan kecil pada kompensasi yang menguntungkan pekerja senior.

Tawaran itu juga mempertahankan kebijakan lembur saat ini, setelah sebelumnya sempat diajukan revisi.

Para pekerja yang akan mogok ini merupakan bagian dari 3.200 karyawan yang merakit jet tempur dan drone pengisian bahan bakar udara MQ-25 untuk Angkatan Laut AS.

Baca Juga: Boeing Ajukan Tawaran Kontrak Baru kepada Serikat Pekerja Perakitan Jet Tempur

Boeing juga sedang memperluas fasilitas manufaktur di St. Louis untuk memproduksi jet tempur baru F-47A setelah memenangkan kontrak dari Angkatan Udara AS tahun ini.

Aksi mogok ini skalanya jauh lebih kecil dibandingkan pemogokan tahun lalu yang melibatkan 33.000 pekerja Boeing di divisi pesawat komersial, yang berlangsung hampir dua bulan dan diakhiri dengan persetujuan kontrak empat tahun dan kenaikan gaji 38%.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×