kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pekerja malam Jepang minta pemerintah keluarkan protokol kesehatan Covid-19


Senin, 20 Juli 2020 / 15:55 WIB
Pekerja malam Jepang minta pemerintah keluarkan protokol kesehatan Covid-19
ILUSTRASI. Bisnis hiburan malam di Shinjuku dinilai jadi salah satu penyebab melonjaknya kasus Covid-19 di Tokyo.


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Pekerja malam Jepang memintan pemerintah untuk mengeluarkan pedoman yang jelas dalam menangkal penyebaran virus corona yang makin ganas di Jepang.

Mereka merasa pemerintah perlu menaruh perhatian lebih pada industri ini mengingat selama ini sering dijadikan kambing hitam atas melonjaknya kasus infeksi.

Melansir Reuters, para pekerja di bar dan klub malam membutuhkan aturan pasti tentang bagaimana cara yang benar untuk tetap bisa berinteraksi dengan pengunjung.

Shinya Iwamuro, ahli urologi dan advokat keesehatan masyarakat dari Tokyo, selama ini mencoba memberikan pendampingan dan mengajarkan langkah-langkah pencegahan Covid-19 di distrik Shinjuku, Tokyo.

Baca Juga: Mayoritas masyarakat Jepang tolak rencana Perdana Menteri Shinzo Abe di program ini

Sejauh ini beberapa aturan yang sudah diterapkan secara mandiri adalah dengan tidak berciuman, tidak makan di piring yang sama, dan mengatur posisi saat melakukan percakapan untuk menghindari penularan melalui droplet.

"Sebisa mungkin, hanya mencium pasangan Anda sendiri, dan hindari ciuman yang terlalu dalam," ungkap Iwamuro dalam sebuah konferensi pers dikutip dari Reuters.

Pengujian strategis di sentra hiburan malam Tokyo sejauh ini membuktikan adanya peningkatan jumlah kasus dari wilayah tersebut. Terutama di rentang usia 20-30 tahunan.

Akhir pekan lalu, kasus infeksi corona di Tokyo sudah mendekati angka 300. Sayangnya pemerintah masih memberikan izin bagi sejumlah pihak untuk melakukan perjalanan keluar maupun masuk ke Tokyo.

Baca Juga: Peningkatan kasus Covid-19 di pangkalan militer AS di Okinawa picu kemarahan warga




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×