kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.707   26,00   0,15%
  • IDX 6.461   -73,54   -1,13%
  • KOMPAS100 856   -10,81   -1,25%
  • LQ45 651   -8,28   -1,26%
  • ISSI 223   -1,77   -0,79%
  • IDX30 361   -4,82   -1,31%
  • IDXHIDIV20 451   -6,99   -1,53%
  • IDX80 98   -1,17   -1,18%
  • IDXV30 124   -1,89   -1,50%
  • IDXQ30 117   -1,35   -1,15%

Pekerja Micron Taiwan Ancam Mogok, Pasokan Chip AI Bisa Makin Ketat


Selasa, 15 September 2026 / 15:37 WIB
Pekerja Micron Taiwan Ancam Mogok, Pasokan Chip AI Bisa Makin Ketat
Logo perusahaan terlihat di kantor Micron Technology Inc. di Shanghai, Tiongkok, pada 25 Mei 2023. (REUTERS/Aly Son)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Perselisihan antara pekerja dan produsen chip memori asal Amerika Serikat, Micron Technology, di Taiwan memanas. Serikat pekerja mempertahankan persiapan aksi mogok jika perusahaan tidak menyetujui skema pembagian laba yang bersifat permanen.

Ancaman mogok ini menjadi perhatian karena Taiwan merupakan salah satu basis produksi terpenting Micron untuk chip memori DRAM dan high-bandwidth memory (HBM), yang banyak digunakan pada server kecerdasan buatan (AI). 

Jika aksi mogok berlangsung lama, gangguan produksi berpotensi memperburuk pasokan chip memori yang saat ini sudah ketat.

Baca Juga: OpenAI Perkuat Kerja Sama dengan Samsung, Bidik Pengembangan Chip AI

Serikat pekerja meminta Micron membangun sistem pembagian laba yang transparan, dapat diverifikasi dan berlaku dalam jangka panjang. Mereka mengusulkan 15% laba operasional Micron dialokasikan kepada karyawan secara global.

Ketua serikat pekerja Micron di Taoyuan, Jerry Lin, mengatakan pekerja dapat mengarah pada pemungutan suara mogok jika perusahaan tidak memberikan proposal konkret dalam pertemuan mediasi pada 18 dan 21 September.

"Jika tidak ada proposal konkret dan pekerja menilai perusahaan hanya mengulur waktu, kami akan menyatakan perundingan gagal dan bergerak menuju pemungutan suara mogok," ujar Lin, Selasa (15/9/2026).

Serikat menilai tuntutan tersebut semakin relevan setelah Micron mencatat kinerja yang kuat seiring lonjakan permintaan chip untuk AI. Mereka juga membandingkan kebijakan kompensasi Micron dengan pesaingnya di Korea Selatan, Samsung Electronics dan SK Hynix, yang telah memiliki skema pembagian laba bagi karyawan.

Baca Juga: Pekerja Samsung Ancam Mogok, Pasokan Chip Global Berisiko Terganggu

Micron sebenarnya telah mengumumkan penghargaan tunai bagi lebih dari 60.000 karyawan secara global untuk tahun fiskal 2026.

Bagi karyawan di Taiwan yang bergabung sebelum 29 Agustus 2025, perusahaan memberikan bonus tunai sebesar T$1 juta atau sekitar US$31.498. Karyawan yang bergabung setelah tanggal tersebut mendapatkan bonus secara proporsional.

Namun, serikat pekerja menilai bonus tersebut belum menjawab tuntutan utama mereka. Bonus dianggap hanya sebagai pembayaran satu kali, bukan mekanisme pembagian keuntungan yang permanen.

Serikat juga mempersoalkan keputusan Micron mengumumkan penghargaan tersebut ketika proses mediasi ketenagakerjaan masih berlangsung tanpa terlebih dahulu mencapai kesepakatan dengan pekerja.

Baca Juga: Qualcomm Pasok Chip AI untuk BMW hingga Dekade Mendatang

Micron tidak secara langsung menanggapi ancaman mogok tersebut. Perusahaan menyatakan akan terus mendengarkan pandangan karyawan dan berkomitmen mengikuti proses mediasi dengan itikad baik.

Mediasi lanjutan dijadwalkan antara Micron dan serikat pekerja di Taoyuan serta serikat lain yang mewakili pekerja di Taichung. Kedua serikat tersebut mengklaim mewakili lebih dari 80% dari sekitar 15.000 pekerja Micron di Taiwan.

Untuk saat ini, belum ada aksi mogok dan aktivitas produksi Micron di Taiwan belum terdampak. Namun, eskalasi perselisihan berpotensi menjadi risiko tambahan bagi industri chip memori global, terutama karena permintaan DRAM dan HBM terus terdorong oleh pembangunan infrastruktur AI.

Baca Juga: Jensen Huang Tegaskan Nvidia Siap Hadapi Lonjakan Permintaan Chip AI

Serikat pekerja Taoyuan juga berencana menggelar aksi bersama pekerja pada Kamis (17/9) di sekitar fasilitas Micron di Hwa Ya Technology Park.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×