kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.175
  • SUN95,28 0,00%
  • EMAS663.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.08%
  • RD.CAMPURAN 0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Peletak dasar bisnis manufaktur alat elektronik di Taiwan (2)

Sabtu, 05 Januari 2019 / 09:10 WIB

Peletak dasar bisnis manufaktur alat elektronik di Taiwan (2)

Dibesarkan di masyarakat kelas menengah di Taiwan, sejak kecil Pierre Chen mempunyai ketertarikan di bidang komputer. Oleh karena itu setelah lulus SMA, pria yang berasal dari daerah selatan Taiwan, yaitu Kaoshiung, ini memutuskan mengambil jurusan ilmu komputer di salah satu universitas ternama di sana, yaitu National Cheng Kung University. Setelah lulus kuliah, Chen bergabung dengan bisnis kakaknya di bidang peralatan elektronik Yageo pada 1981.

Awalnya  Yageo didirikan oleh Wood Chen yang merupakan kakak Pierre Chen. Wood Chen tercatat sebagai pendiri, tapi yang menjalankan kemudi perusahaan sebagai chief executive officer (CEO) adalah Pierre Chen. Mengutip Fundinguniverse, pada saat itu bisa dibilang Taiwan sedang mengalami revolusi industri ketiga. Menjelang akhir tahun 1980-an industri manufaktur terutama perakitan komponen elektronik di Taiwan sedang mengalami geliat.

Namun pada saat itu kebanyakan komponen elektronik didatangkan dari Jepang. Pada saat itu teknologi komponen elektronik Jepang merupakan salah satu acuan di dunia termasuk di Taiwan.

Keluarga Chen yang merupakan hasil didikan dari universitas ternama di Taiwan merupakan salah satu tokoh bisnis yang dipandang di negaranya. Selain terdidik, pebisnis generasi Chen ini dikenal memiliki nasionalisme tinggi dengan usia dikatakan cukup muda. 
Pebisnis seangkatan Chen pada 1980-an dikenal mempunyai inovasi yang cukup tinggi. Karena itu dalam menjalankan bisnisnya, Wood Chen dan Pierre Chen tidak mau tergantung pada teknologi Jepang. Wood Chen, kakak Pierre Chen mendirikan perusahaan peralatan elektronik Yageo pada tahun 1977. Pada awal berdiri, Chen memfokuskan diri untuk membuat produk metal film resistor.

Dalam mendirikan Yageo, Chen termotivasi dari prinsip nasionalisme dan patriotik. Seperti dijelaskan sebelumnya, ekonomi Taiwan sangat tergantung pada Jepang, terutama di bidang teknologi dan komponen. Lantaran sikap patriotik ini, Chen memutuskan untuk mengembangkan teknologi bidang perakitan alat elektronik. Sejak tahun 1986, Chen memutuskan mengembangkan riset dan pengembangan di bidang ini.


Video Pilihan

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0457 || diagnostic_web = 0.3684

Close [X]
×